Cinta Produk Dalam Negeri, Menhan Dorong PTDI Percepat Pembuatan Alutsista untuk TNI
📅 Jumat, 10 Jan 2025, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO PTDI
Jakarta - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mendorong PT Dirgantara Indonesia (PTDI) mempercepat pengerjaan sejumlah alat utama sistem senjata (alutsista) yang dipesan Kementerian Pertahanan untuk TNI, agar TNI segera memiliki alutsista baru guna memperkuat kekuatan militer Indonesia.
"Beliau (Menhan) akan berupaya mendorong percepatan efektif kontrak-kontrak yang sebelumnya telah diperoleh PTDI dan meminta agar PTDI betul-betul siap dalam menjalankan kontraknya, baik dari kesiapan SDM maupun sistemnya," kata Direktur Utama PTDI Gita Amperiawan saat menerima kunjungan rombongan Mehan ke PTDI Bandung sebagaimana siaran pers resmi PTDI, yang diterima di Jakarta, Kamis.
Gita beserta jajarannya pun memastikan secepatnya akan menyelesaikan proses pengerjaan alutsista sesuai dengan kontrak yang disepakati.
PTDI memang sejauh ini menangani beberapa pesanan alutsista milik TNI dari mulai pesawat CN235-220 Military Transport (serial number N71) untuk TNI AL dan pesawat NC212i untuk TNI AU.
Menhan Sjafrie dalam kunjungannya juga sempat melihat proses pembuatan enam pesawat TNI yang akan digunakan oleh jajaran Kemhan dan TNI AD.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tidak hanya membuat pesanan alutsista TNI, Gita mengatakan pihaknya juga bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan start-up seperti PT Vela Prima Nusantara (Vela) dan PT Intercrus Aero Indonesia (Intercrus) dalam mengembangkan moda transportasi masa depan, yaitu pesawat terbang e-VTOL berbasis Advanced Air Mobility (AAM).
Upaya ini merupakan bentuk inisiatif dari PTDI dalam rangka memperkuat peranan industri pertahanan tanah air dalam memajukan bangsa.
Sjafrie sendiri, kata Gita, mengapresiasi langkah kolaborasi tersebut. Gita berharap kunjungan Menhan ke tempatnya kali ini dapat memompa semangat PTDI untuk berperan dalam penguatan sistem pertahanan Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kunjungan Menhan Sjafrie ke PTDI diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah dan industri pertahanan dalam mewujudkan kemandirian pertahanan Indonesia," tambah Gita.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!