Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemensos Bangun Kampung Nelayan untuk Warga Terdampak Banjir Rob di Indramayu

📅 Selasa, 07 Jan 2025, 14:40 WIB | Oleh:
Kemensos Bangun Kampung Nelayan untuk Warga Terdampak Banjir Rob di Indramayu  Doc: ANTARA/HO-Kemensos
Ket. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (kiri) menggelar pertemuan bersama Bupati Indramayu Nina Agustina (kanan) untuk membahas progres pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Senin (6/1).

JAKARTA - Kementerian Sosial bermitra dengan Pemkab Indramayu membangun kampung nelayan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

Menteri Saifullah Yusuf atau Gus Ipul bertemu dengan Bupati Indramayu Nina Agustina pada hari Senin (6/1) untuk membahas kemajuan pengembangan desa nelayan.

"Tujuan kami adalah membuat proyek percontohan yang memberikan dampak nyata dan signifikan, serta memastikan kepuasan penerima manfaat dan mitra kami," kata Yusuf.

Desa nelayan yang terletak di Eretan Kulon tersebut merupakan inisiatif percontohan Kemensos bekerja sama dengan Pemkab Indramayu, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan organisasi nirlaba Habitat for Humanity.

Menurut Yusuf, desa tersebut akan merelokasi 93 keluarga yang terdampak banjir rob. Ke-93 rumah tersebut akan dibangun di lahan seluas 1,6 hektare, masing-masing rumah dibangun di atas tanah seluas 60 meter persegi.

Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial, Kemensos, Mira Riyati Kurniasih menyatakan, pembangunan fisik rumah tersebut ditargetkan rampung 90 persen pada 15 Januari mendatang.

Warga yang direlokasi akan memperoleh manfaat dari berbagai fasilitas yang bertujuan untuk memulihkan fungsi sosial dan meningkatkan kualitas hidup para lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas, tambahnya.

"Desa tersebut akan dilengkapi dengan balai komunitas, masjid, pusat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), taman ramah anak dan ramah lansia, fasilitas olahraga, toilet umum, dan jalan akses yang layak," jelas Kurniasih.

Kementerian dan pemerintah daerah juga berencana meluncurkan program pemberdayaan bagi ibu-ibu di desa.

"Mereka akan mendapatkan pelatihan untuk membuat olahan makanan berbahan dasar ikan seperti bakso ikan dan nugget ikan, yang nantinya bisa mereka jual," kata Bupati Indramayu Agustina.

Selain itu, Kementerian akan memberikan pelatihan kepada warga Desa Eretan Kulon di bidang pengelasan, eco-printing, pemasaran digital, dan keterampilan lainnya guna meningkatkan taraf hidup dan mengurangi ketergantungan terhadap sektor perikanan sebagai satu-satunya mata pencaharian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.