Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Propam Periksa Polisi Tolak Laporan

📅 Sabtu, 04 Jan 2025, 03:20 WIB | Oleh:
Propam Periksa Polisi Tolak Laporan Doc: ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya
Ket. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Karyoto saat memimpin Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) di Balai Pertemuan Metro Jaya (BPMJ), Kamis (2/1).

BEKASI – Menerima laporan rakyat menjadi salah satu tugas utama kepolisian. Maka dari itu, Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Metro Bekasi Kota memeriksa sejumlah anggota Polsek Pondok Gede, karena diduga menolak terima laporan warga.

“Kami sudah mendalami anggota piket saat ada penolakan laporan. Kami memeriksa ada tidaknya pelanggaran disiplin dan SOP. Jika ada, pasti akan kami tindak,” tandas Kapolsek Pondok Gede, Bekasi, Komisaris Polisi Bambang Sugiharto, Jumat.

Bambang juga menyebut anggota tersebut sudah diperiksa secara internal di Propam, Polres Metro, Bekasi Kota. “Ada enam polisi yang diperiksa Propam,” katanya. Menurut Bambang, keenam anggota tersebut dari Unit Pelayanan Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru. Ada juga dari piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), piket Reskrim, maupun piket lalu lintas.

Bambang akan memberi sanksi bila memang ada pelanggaran Standar Operasi Prosedur (SOP). Dia menggunakan PP Nomor 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Polri. Di situ diatur pelanggaran disiplin, bisa dijatuhkan sanksi. Pelanggar harus mempertanggungjawabkan secara hukum.

Sementara itu, Bambang menyebut sedang menyelidiki kasus tersebut, meski korban belum membuat laporan. “Kepolisian sudah berupaya menghubungi pengunggah konten tersebut di medsos. Kami sudah mendapatkan nomor handphonenya,” ungkap Bambang.

Saat ini Kepolisian juga telah mengimbau kepada korban untuk segera membuat laporan resmi. Dia menghubungi korban dan berupaya minta agar membuat laporan resmi. Bambang juga menegaskan, dapat jemput bola ke tempat tinggal korban untuk membuat laporan. “Dengan begitu, kami bisa mengambil langkah-langkah penegakan hukum,” terangnya.

Sebelumnya beredar sebuah video viral di media sosial Instagram yang diunggah akun @info_jabodetabek. Dalam video tersebut terlihat tiga pelaku menyerang kaca mobil. “Mobil saya habis diserang preman di daerah Jatiwarna. Saya sudah coba lapor polisi, tapi dilempar-lempar. Bahkan diminta buat surat laporan saja belum,” kutip akun tersebut.

Penembak Ditangkap

Sementara itu, penembak di Resta Area KM 45 sudah ditangkap. Dia adalah seorang anggota TNI. Menurut Komandan Pusat Polisi Militer TNI Mayjen Yusri Nuryanto pelaku penembakan adalah anggota TNI. “Pelaku sudah diamankan di Puspomal,” tandas Yusri.

Tapi Yusri tidak menjelaskan secara rinci kronologi penangkapan, identitas pelaku, dan motif penembakan tersebut. Sebelumnya, sempat beredar isu penolakan pendampingan oleh polisi. Namun, Kepala Kepolisian Sektor Cinangka, Cilegon, Ajun Komisaris Polisi Asep Iwan Kurniawan mengklarifikasi tuduhan anggotanya menolak bantuan pendampingan korban penembakan di rest area KM 45, Tol Tangerang-Merak.

Ini kasus upaya menarik mobil rental. Asep menjelaskan, telah mengantisipasi agar tidak salah tindakan karena kendaraan yang akan ditarik tidak memiliki legalitas jelas.

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang, telah mengantongi identitas terduga penembaknya. “Tim gabungan Satuan Reserse Kriminal mengejar para pelaku,” tutur Kasi Humas Polresta Tangerang, Ipda Purba. Polisi sudah mengantongi hasil pemeriksaan CCTV. wid/Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Luar Negeri
Kemlu RI Pantau Keamanan WN...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.