Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kembali Jalankan Program SPHP, Intervensi Harga Hanya untuk Tiga Komoditas Pokok Strategis

📅 Jumat, 03 Jan 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kembali Jalankan Program SPHP, Intervensi Harga Hanya untuk Tiga Komoditas Pokok Strategis Doc: antara
Ket. Menko Pangan, Zulkifli Hasan

JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) akan mengimplementasikan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dalam mengendalikan fluktuasi pangan degan menyasar tiga pangan pokok strategis pada 2025. Selain beras, program SPHP juga akan mencakup jagung pakan dan kedelai untuk mendukung ketahanan pangan dan kebutuhan masyarakat.

"Untuk program stabilisasi pasokan dan harga pangan yang diusulkan oleh Bapak Menko Pangan (Zulkifli Hasan) kemarin di Ratas (rapat terbatas) memang telah disetujui Bapak Presiden Prabowo. Target salurnya semakin besar dan menyasar tidak hanya beras, tapi ada pula jagung pakan dan kedelai," kata Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi dalam keterangan di Jakarta, Kamis (2/1).

Dia menyampaikan program SPHP menjadi salah satu strategi intervensi pemerintah dalam mengendalikan fluktuasi harga pangan. Langkah memasifkan SPHP di 2025, lanjutnya, telah disetujui Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Terbatas (Ratas) di Istana Negara, Jakarta pada 30 Desember 2024.

Dia menuturkan, program SPHP pada 2025 mengalami eskalasi, baik jenis pangan pokok strategis yang disasar maupun target salurnya. "Ini penting dilaksanakan seiring dengan peningkatan produksi yang akan dilakukan Pemerintah," kata Arief.

Dia menyebutkan bahwa program SPHP pada 2025 yang akan dikerjakan Perum Bulog melalui penugasan Bapanas nantinya meliputi beras dengan target salur 1,5 juta ton. Kemudian jagung pakan sebanyak 250 ribu ton dan kedelai 100 ribu ton.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Ford Dekat dengan Tiongkok,...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.