Toleransi Jangan Hanya Retorika Belaka
📅 Sabtu, 28 Des 2024, 00:00 WIB | Oleh: Tim PenulisJika tidak ada terobosan percepatan, daftar antreannya bisa mencapai 30–50 tahun. Masih banyak mereka yang belum mendapatkan sertifikasi. Jadi, untuk mempercepat pengantrean itu kami bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Kerja sama ini, sangat penting karena kedua kementerian sama-sama mengelola pendidikan. Kalau pendidikan umumnya di Kemendikdasmen, pendidikan agamanya di Kementerian Agama. Kami sepakat mengakumulasi sumber daya untuk menghasilkan solusi yang cepat dan efektif. Harapannya kerja sama ini dapat memberikan dampak bagi kemajuan pendidikan di Indonesia.
Kita bicarakan bersama ke depan apa yang bisa kita bantu di sini dan apa yang bisa diperbantukan untuk kita, apa yang bisa kita sinergikan. Alhamdulillah banyak kemajuan. Kita menyelesaikan masalah budgeting-nya. Kita akumulasi sesuatu yang cepat dan lebih bagus.
Untuk sertifikasi guru sendiri di Kemenag saat ini kondisinya seperti apa?
Sebaiknya Anda baca juga:
Kementerian Agama tahun ini menggelar Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk 28.536 guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Mereka adalah guru yang diangkat pemerintah daerah, Kemendikbud, yayasan, dan juga Kementerian Agama. Selama 2024, PPG digelar dalam dua angkatan: 13.409 peserta pada angkatan pertama, dan 15.127 peserta pada fase kedua. Dari jumlah itu, sebanyak 16.719 adalah guru ASN (5.469 PNS dan 11.250 PPPK) dan 11.817 adalah Non ASN.
Anggaran yang dikeluarkan untuk program PPG 2024 mencapai 142,68 miliar rupiah. Biayanya bersumber dari anggaran pemerintah daerah serta lembaga pemerintah non-struktural, seperti Baznas, BWI, dan Baitul Mal. Kemenag berperan sebagai koordinator.

Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!