Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kenali Penyebab Penyakit Batu Ginjal, IDI Lombok Tengah Berikan Solusi Pengobatan

📅 Sabtu, 28 Des 2024, 22:18 WIB | Oleh:
Kenali Penyebab Penyakit Batu Ginjal, IDI Lombok Tengah Berikan Solusi Pengobatan Doc: iStockphoto/Panuwat

JAKARTA - IDI Lombok Tengah idikablomboktengah.org menjelaskan, salah satu penyakit yang paling umum bagi sebagian besar masyarakat Indonesia adalah penyakit batu ginjal, yang dapat disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat, seperti mengonsumsi makanan lemak yang berlebihan dan kurangnya air putih. Salah satu gejala kondisi medis yang disebut nefrolitiasis, adalah pembentukan endapan keras di dalam ginjal.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lombok Tengah adalah organisasi profesi yang berfungsi untuk menaungi para dokter yang memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta mendukung pengembangan profesionalisme dokter di daerah tersebut.

IDI juga terlibat dalam kegiatan sosial, seperti penyuluhan kesehatan dan program-program yang mendukung kesehatan masyarakat. Saat ini IDI Lombok Tengah sedang meneliti lebih lanjut terkait penyakit batu ginjal. Mencari penyebab utama terjadinya penyakit batu ginjal serta rekomendasi obat bagi penderitanya.

Apa saja penyebab terjadinya penyakit batu ginjal?

Menurut IDI Lombok Tengah, ada banyak penyebab yang dapat menyebabkan penyakit batu ginjal, juga dikenal sebagai nefrolitiasis. Beberapa penyebab utama yang paling umum dikaitkan dengan penyakit ini meliputi:

1. Mengalami dehidrasi

Salah satu penyebab utama penyakit batu ginjal adalah kekurangan air putih atau cairan dalam tubuh. Kekurangan air putih atau tidak minum cukup air putih menyebabkan urine menjadi lebih pekat, yang meningkatkan kemungkinan kristal yang berkembang menjadi batu ginjal.

2. Konsumsi makanan tinggi garam

Makanan olahan dan kalengan yang banyak mengandung garam harus dihindari karena dapat meningkatkan kadar kalsium dalam urine dan menyebabkan pembentukan batu kalsium.

3.  Terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak

Makanan berlemak adalah makanan yang mengandung lemak, baik lemak sehat maupun lemak jahat. Mengonsumsi makanan berlemak berlebihan seperti daging merah, udang dan kerang, bersama dengan konsumsi air putih yang tidak seimbang dapat menyebabkan peningkatan kadar asam urat dalam urine.

4. Faktor genetik atau riwayat keluarga

Faktor genetik juga memainkan peran besar dalam risiko seseorang untuk mengembangkan batu ginjal, jika ada anggota keluarga yang memiliki riwayat batu ginjal, kemungkinan Anda akan mengalaminya juga lebih tinggi.

Apa saja obat yang direkomendasikan untuk penderita penyakit batu ginjal?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.