Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

200 Mahasiswa dan Komunitas Muda Labuan Bajo Ikut Workshop Pengelolaan Sampah

📅 Jumat, 22 Mei 2026, 17:41 WIB | Oleh:
200 Mahasiswa dan Komunitas Muda Labuan Bajo Ikut Workshop Pengelolaan Sampah Doc: Antara Foto
Ket. Sejumlah mahasiswa berpose sama saat pembukaan Youth Workshop Campaign bertajuk “From Waste to Action di Labuan Bajo.

Sebanyak 200 mahasiswa dan komunitas muda Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, mengikuti Youth Workshop Campaign bertajuk “From Waste to Action” guna memperkuat keterlibatan generasi muda dalam pengelolaan sampah berkelanjutan.

Direktur Politeknik eLBajo Commodus Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa di Labuan Bajo, Jumat mengatakan kampusnya memiliki komitmen terhadap pelestarian lingkungan, termasuk penanganan sampah secara rutin di lingkungan kampus.

“Kampus punya target meningkatkan kualitas anak-anak Labuan Bajo tidak saja maju di bidang akademik dan teknologi terapan, tapi juga peduli terhadap pelestarian lingkungan,” katanya.

Dia mengatakan kegiatan itu menjadi ruang kolaborasi dan pembelajaran bagi anak muda untuk merancang aksi nyata pengurangan sampah berbasis masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Manggarai Barat Vinsensius Gande mengungkapkan timbunan sampah di daerah tersebut mencapai 157,31 ton per hari dengan produksi sampah individu sekitar 0,5 kilogram per hari.

Ia menyebutkan sekitar 84,21 ton sampah telah terkelola, sedangkan sekitar 62,27 ton masih dibuang ke lingkungan.

Sementara itu, Direktur PT INGRAM Fey Febri mengatakan pengelolaan sampah yang baik menjadi kunci utama untuk menjaga kelestarian dan daya tarik destinasi wisata. Oleh karena itu, sampah harus dikelola bersama.

Ia mengatakan pengelolaan sampah saat ini menjadi momentum penting untuk terus meningkatkan kepedulian masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah.

Menurut dia, Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super prioritas membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat guna menjaga keindahan pariwisata dan kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

“Jadi sampah yang kita hasilkan haruslah menjadi tanggung jawab kita, karena perubahan positif ini dimulai dari diri kita sendiri,” ujarnya.

Workshop tersebut menghadirkan seminar, diskusi interaktif, studi kasus, hingga sesi design thinking untuk mendorong peserta menciptakan kampanye kreatif terkait pengurangan sampah dan pengelolaan lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.