Indonesia Lawan Filipina Jangan Bermain Bertahan
📅 Sabtu, 21 Des 2024, 07:07 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ANTARA/Mohammad Ayudha
JAKARTA – Main bertahan harusnya tidak menjadi opsi Timnas Indonesia saat melawan Filipina, Sabtu (21/12). Bahkan tim asuhan pelatih Shin Tae Yong justru harus menyerang karena mengejar kemenangan. Demikian rangkuman beberapa pengamat sepak bola menjelang laga penentuan Indonesia versus Filipina.
Pengamat sepak bola Erwin Fitriansyah menandaskan, Indonesia harus tajam dalam menyerang saat menghadapi Filipina dalam Asean Cup 2024 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (21/12). “Para pemain harus lebih gencar saat menyerang,” tandas Erwin, Jumat (20/12) seperti dikutip antara. Dia menyampaikan, permainan Hokky Caraka, Rafael Struick, dan kawan-kawan, harus menusuk jantung pertahanan lawan.
Secara statistik, Filipina berada di bawah Indonesia, sehingga sudah seharusnya bisa merengkuh kemenangan. Ditambah lagi, skuad asuhan STY akan bermain di kandang. Namun, lanjut Erwin, penggawa timnas juga tidak boleh kendor dalam bertahan. Pertahanan Indonesia harus lebih kokoh seperti saat melawan Vietnam, meski kalah 0-1. “Disiplin dalam bertahan harus lebih baik lagi,” ujarnya.
Menurutnya, STY juga harus berani menentukan skuad utama dalam pertandingan-pertandingan selanjutnya. Sudah saatnya pelatih Korsel itu, membuat formasi baku dengan pemain inti. Jangan berubah-ubah.
Indonesia membutuhkan kemenangan untuk memastikan diri lolos ke babak semifinal, tanpa tergantung hasil pertandingan Vietnam dengan Myanmar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara Filipina, berada di peringkat keempat atau selisih satu poin dari Indonesia, dengan catatan tiga kali seri. Dalam lima pertemuan terakhir Indonesia lawan Filipina, skuad Garuda tidak terkalahkan.
Sedangkan menurut pengamat sepak bola Mohamad Kusnaeni (Bung Kus) menuturkan, strategi bertahan melawan Filipina dalam pertandingan hari ini bukanlah opsi terbaik bagi Timnas Indonesia. Menurutnya, dalam laga keempat ini, STY tidak perlu menerapkan permainan bertahan hanya karena perlu minimal meraih hasil imbang untuk bisa lolos ke semifinal dan berharap Vietnam bisa imbang atau menang melawan Myanmar.
“Jadi, strategi bertahan bukan opsi terbaik,” jelas Kus dikutip antara. Dia menjelaskan, secara permainan, Filipina tidak sekuat Vietnam, tapi mampu menahan imbang Vietnam. Maka, permainan Rafael Struick dan kawan-kawan tidak perlu monoton untuk bertahan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kusnaeni menyarankan, Indonesia cukup menerapkan permainan normal untuk berusaha meraih kemenangan. “Tetaplah bermain normal dengan menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan,” tambah Kus. Dia menambahkan, timnas tidak boleh bergantung pada hasil laga Vietnam lawan Myanmar. Indonesia haraus tetap fokus mengejar kemenangan.
Dalam klasemen Grup B Piala Asean 2024, Indonesia di peringkat dua di bawah Vietnam. Indonesia membutuhkan kemenangan untuk memastikan diri lolos ke babak semifinal, tanpa tergantung pada hasil pertandingan Vietnam dengan Myanmar.
Susunan Pemain
Shin Tae-yong diprediksi menurunkan susunan pemain melawan Filipina di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (21/12) pukul 20.00 WIB dengan pemain-pemain yang pernah tampil.
Cahya Supriadi di posisi kiper, kemungkinan akan diturunkan sejak menit awal. Kiper FC Bekasi itu diprediksi dikawal trio bek tengah Muhammad Ferarri, Kadek Arel, dan Dony Tri Pamungkas dalam formasi 3-5-2.
Di sisi kiri dan kanan, Pratama Arhan serta Asnawi Mangkualam diprediksi turun sejak awal. Kedua pemain itu dapat menjadi amunisi di area lebar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!