Korban Banjir Dadap Perlu Bantuan dan Obat-obatan
📅 Selasa, 17 Des 2024, 03:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: HO-BPBD Kabupaten Tangerang
TANGERANG – Para korban bencana alam banjir rob mulai terserang berbagai penyakit seiring genangan airyang belum mengering. Mereka adalah warga Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten.
“Para penderita bervariasi mulai dari balita hingga orang dewasa,” tutur Rosita, selaku Ketua Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI) Kabupaten Tangerang, Senin (16/12).
Menurutnya, sebagian warganya itu sudah terkena berbagai macam penyakit sejak beberapa hari lalu. Mereka termasuk orang dewasa dan anak-anak. Mereka membutuhkan pengobatan.
Rosita menyampaikan, korban banjir rob yang terserang penyakit tersebut didominasi kelompok anak-anak usia balita terutama di RW 03, RT 03, Dadap, Kecamatan Kosambi. Lokasi tersebut, katanya, merupakan wilayah terparah diterjang banjir rob akibat meluapnya volume air laut ditambah curah hujan tinggi.
“Genangan air masih cukup tinggi. Ini sudah berlalu selama empat hari sejak Jumat tanggal 13 Desember lalu,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rositia juga menuturkan, meski kondisinya seperti itu, warga Dadap masih memilih bertahan di rumah. Sebab pemkab Tangerang tidak menyiapkan pengungsian.
“Banyak warga mengeluh. Apalagi sekarang setelah diterjang banjir, banyak perabotan rumah tangga tidak selamat karena air rob tinggi,” katanya. Rosita pun berharap kepada Pemkab Tangerang agar segera mengerahkan bantuan sosial kepada para korban bencana, terutama pangan dan obat-obatan.
“Kami minta tolong kebutuhan bayi dan balita serta obat gatal-gatal. Juga makanan untuk warga karena terisolir,” jelasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, menyebutkan, sebanyak 1.963 jiwa dari 663 kepala keluarga (KK) di tiga rukun warga (RW) Kampung Dadap, Kelurahan Kosambi Barat, Kecamatan Kosambi terendam banjir rob.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang, Agun Guntara, Sabtu lalu air mencapai 40 centimeter. Hingga kemarin banjir masih meluas dengan ketinggian air 30-60 cm. Ant/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!