Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sinner Tak Antusias dengan Format Baru Cincinnati Masters

📅 Jumat, 08 Agu 2025, 09:30 WIB | Oleh:
Sinner Tak Antusias dengan Format Baru Cincinnati Masters Doc: AFP
Ket. Petenis pria peringkat satu dunia, Jannik Sinner

CINCINNATI, AMERIKA SERIKAT — Jannik Sinner menyambut dingin perluasan durasi turnamen Cincinnati Masters yang kini berlangsung selama 12 hari. Meski menerima perubahan tersebut, petenis nomor satu dunia itu mengakui bahwa ia lebih menyukai format klasik satu pekan seperti biasanya.

Turnamen gabungan ATP-WTA ini menjadi ajang besar terakhir sebelum US Open dimulai padatanggal 24 Agustus mendatang. Namun perubahan format yang memperpanjang durasi turnamen di Kanada dan Cincinnati menjadi hampir dua pekan dengan undian 96 pemain, juga berdampak pada jadwal yang tumpang tindih. Final turnamen di Kanada akan digelar Kamis (7/8), hari yang sama ketika pertandingan di Cincinnati sudah dimulai.

“Sebagai pemain top, kami tidak bisa mengontrol segalanya,” ujar Sinner. “Sekarang para penggemar punya dua akhir pekan untuk menonton tenis berkualitas, dan itu bagus untuk olahraga ini.”

Meski begitu, juara Wimbledon 2025 itu tidak menutupi preferensinya. “Saya pribadi lebih suka turnamen berdurasi satu pekan. Itu format yang saya sukai. Tapi ya sudah, saya di sini dan saya senang.”

Sinner, yang absen dari turnamen di Kanada demi beristirahat usai menjuarai Wimbledon, mengalahkan Carlos Alcaraz di final All England Club dua pekan lalu, mengsayamenikmati masa rehatnya di Italia bersama keluarga dan teman.

“Setelah itu saya kembali berlatih untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin jelang rangkaian turnamen di Amerika Serikat,” ujarnya.

Sejumlah pemain papan atas lainnya seperti Novak Djokovic dan Alex de Minaur juga mengungkapkan ketidakpuasan terhadap perubahan besar dalam kalender ATP dan WTA, meskipun kedua organisasi itu secara resmi mendukung revisi tersebut.

Sinner, yang kini akan mempertahankan gelarnya di Cincinnati, menyebut kemenangan di Wimbledon sebagai salah satu momen paling berkesan dalam karirnya. “Itu terasa sangat, sangat spesial,” pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.