RI Harus Punya Tawar Tinggi agar Bisa Keluar dari “Middle Income Trap”
📅 Senin, 16 Des 2024, 01:15 WIB | Oleh: Tim RedaksiPeneliti Pusat Riset Pengabdian Masyarakat (PRPM) Institut Shanti Bhuana, Bengkayang, Kalimantan Barat, Siprianus Jewarut mengatakan, banyak hal yang harus dilakukan agar Indonesia bisa keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah.
Masalahnya bukan bukan hanya pertumbuhan ekonomi yang tidak bermutu seperti mengandalkan konsumsi dan impor, tetapi juga gelembung properti.Lebih menyakitkan lagi, rakyat banyak terjerat pinjaman online (pinjol) yang bunganya sangat-sangat tinggi dan juga judi online. “Tidak masuk akal kalau hal-hal seperti itu dianggap pertumbuhan ekonomi,” katanya.
Bank Indonesia harus konsisten.Jika pinjaman online diperbolehkan mengenakan bunga tinggi karena bisnis tersebut berisiko tinggi, ya sama saja dengan suku bungan acuan BI.“Negara kita kan risikonya tinggi, harusnya suku bunga acuan BI juga tinggi dong.Kebijakannya jangan mendua,” katanya.
Senada dengan Nazar, Pakar Hubungan Internasional Universitas Brawijaya (UB), Malang, Adhi Cahya Fahadayna menggaris bawahi perlunya Indonesia memiliki daya tawar yang tinggi. Namun saat ini pemerintah memiliki segudang pekerjaan rumah yang harus diselesaikan terlebih dahulu agar memiliki daya tawar untuk melanjutkan tinggal landas menuju negara maju. Secara populasi, kekuatan baik politik maupun militer serta potensi SDA Indonesia itu besar jika dibandingkan negara-negara Asean lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Tapi kenyataanya, dari indikator kesejahteraan, koefisien gini, GDP perkapita, index pembangunan manusia kita jauh tertinggal dengan negara-negara Asean lain seperti Singapura dan Malaysia. Ini karena Indonesia terjebak middle income trap, yaitu kondisi perekonomian tergolong menengah tapi kesulitan untuk menjadi negara dengan kondisi perekonomian maju. Pemerintah selalu main aman, tidak mau mengecawakan banyak pihak,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!