Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Di Tengah Ancaman Perang Dagang, Tiongkok dan AS Memperpanjang Perjanjian Kerja Sama Sains

📅 Senin, 16 Des 2024, 01:00 WIB | Oleh:
Di Tengah Ancaman Perang Dagang, Tiongkok dan AS Memperpanjang Perjanjian Kerja Sama Sains Doc: AFP/Mark Schiefelbein
Ket. Bendera AS dan Tiongkok terlihat sebelum pertemuan antara Menteri Keuangan AS Janet Yellen dan Wakil Perdana Menteri Tiongkok He Lifeng di Diaoyutai State Guesthouse di Beijing, beberapa waktu lalu.

WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok, pada hari Jumat (13/12), memperbarui perjanjian kerja sama sains, kali ini dengan pagar pengaman nasional yang kuat, meskipun ada keberatan dari Partai Republik yang berpendapat keputusan tersebut seharusnya diserahkan kepada pemerintahan Trump yang baru.

Dikutip dari The Straits Times, selama 45 tahun, Perjanjian Sains dan Teknologi atau Science and Technology Agreement (STA) AS-Tiongkok yang bersejarah telah menghasilkan kerja sama di berbagai bidang ilmiah, menciptakan kerangka kerja untuk pertukaran lembaga dan memberi AS akses ke data Tiongkok yang berguna di berbagai bidang seperti pemantauan gempa bumi, cuaca, dan influenza.

Namun kesepakatan tersebut, yang diperbarui setiap lima tahun sejak pertama kali ditandatangani pada tahun 1979, berakhir pada tahun 2024 di tengah meningkatnya kekhawatiran Tiongkok terlalu sering gagal menegakkan ketentuan hak kekayaan intelektual atau timbal balik dalam pertukaran data.

Analis AS yang mendukung pembaruan perjanjian tersebut mengatakan perjanjian tersebut perlu dikerjakan ulang secara mendasar untuk menjaga inovasi AS mengingat Tiongkok sekarang merupakan pusat kekuatan ilmiah dengan sendirinya.

Penelitian Dasar

Departemen Luar Negeri mengatakan kesepakatan baru, yang ditandatangani beberapa minggu sebelum pelantikan Presiden terpilih Donald Trump pada 20 Januari, secara signifikan lebih sempit daripada kesepakatan sebelumnya dan hanya mencakup penelitian dasar, bukan teknologi penting atau teknologi baru yang menjadi inti persaingan antara kedua negara.

"Ketika kami merundingkan hal ini selama setahun terakhir, kami selalu mengingat kepentingan keamanan nasional AS sebagai pertimbangan utama dan utama kami," kata seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri kepada wartawan dalam panggilan telepon yang merinci STA.

“Kami memahami kegagalan untuk memperpanjang STA juga dapat menimbulkan efek buruk di bidang kerja sama ilmiah, yang memang menguntungkan Amerika Serikat,” kata pejabat tersebut.

Dalam surat yang dikirim pada tanggal 12 Desember, Ketua Partai Republik dari komite khusus DPR untuk Tiongkok, John Moolenaar, meminta Menteri Luar Negeri, Antony Blinken, untuk segera menangguhkan upaya untuk memperbarui kesepakatan tersebut.

"Pembaruan STA pada hari-hari terakhir pemerintahan adalah upaya yang jelas untuk mengikat tangan pemerintahan yang baru dan menolak kesempatan untuk meninggalkan perjanjian atau menegosiasikan kesepakatan yang lebih baik bagi rakyat Amerika," kata surat itu.

Partai Republik di komite tersebut telah memimpin upaya untuk mendesak Departemen Luar Negeri membatalkan pengaturan baru apa pun, dengan alasan Tiongkok, yang sangat ingin memperbaruinya, akan memanfaatkannya untuk meningkatkan pengembangan militernya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.