TikTok Hadapi Ancaman Berupa Larangan Penggunaan di Amerika Serikat
📅 Minggu, 15 Des 2024, 10:28 WIB | Oleh: Muhammad Ihsan KarimBanyak pengguna dan pembuat konten di AS yang mengkritik potensi larangan ini. Salah satunya adalah Tiffany Yu, seorang advokat disabilitas muda dari Los Angeles, yang mengatakan kepada BBC bahwa platform ini sangat penting bagi pekerjaannya.
Pada Maret 2024, TikTok meminta 170 juta penggunanya di AS untuk menghubungi wakil rakyat mereka dan meminta mereka agar tidak mendukung undang-undang tersebut. Namun, kampanye tersebut tampaknya malah memperburuk kekhawatiran politisi tentang aplikasi ini dan semakin memperkuat tekad mereka untuk meloloskan undang-undang tersebut.
Di balik popularitas TikTok, yang dikenal dengan algoritmanya yang sangat personal dalam menampilkan konten, terdapat kekhawatiran mengenai pengumpulan data pengguna. Aplikasi ini mengumpulkan berbagai informasi, mulai dari lokasi, perangkat yang digunakan, hingga pola ketikan pengguna, yang memberi kritik bahwa TikTok mengumpulkan lebih banyak data dibandingkan dengan platform media sosial lainnya. Namun, aplikasi seperti Facebook dan Instagram juga mengumpulkan data serupa dari penggunanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!