Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Tegaskan Pengembangan 4 Juta Ha Lahan di NTT untuk Dukung Swasembada Pangan

📅 Kamis, 05 Des 2024, 02:00 WIB | Oleh:
Presiden Tegaskan Pengembangan 4 Juta Ha Lahan di NTT untuk Dukung Swasembada Pangan Doc: antara
Ket. Presiden Prabowo Subianto

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keyakinannya tentang potensi swasembada pangan di Indonesia, dengan menyoroti rencana pengembangan lahan seluas empat juta hektare di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam pernyataannya di agenda Milad Ke-112 Muhammadiyah, di Kupang, NTT, Rabu (4/12), Presiden Prabowo menegaskan pentingnya memaksimalkan kekayaan alam Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, tanpa hanya menjual bahan mentah ke luar negeri.

"Saya percaya dan saya yakin, NTT tadi kita ubah dari laporan Gubernur hanya 300.000 hektare yang sekarang bisa diairi. Ada potensi empat juta hektare yang luar biasa dan ini bisa dan ini akan kita kerjakan," kata Presiden Prabowo diikuti dalam jaringan (daring) Muhammadiyah di Jakarta.

Seperti dikutip dari Antara, dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya hilirisasi sebagai upaya menciptakan nilai tambah bagi sektor perekonomian.

"Kita menguasai mineral-mineral yang sangat strategis yang dibutuhkan oleh banyak negara. Karena itu, beberapa rencana kita hilirisasi tidak berkenan di banyak negara, tapi kita tidak ada pilihan, masa ratusan tahun kita harus jual kekayaan kita sebagai bahan mentah, kita tidak mau," ujar Presiden Prabowo.

Presiden menegaskan Indonesia dengan potensi sumber daya alamnya yang besar, memiliki peluang untuk mencapai swasembada pangan dan energi dalam waktu yang lebih singkat dari perkiraan. "Saya beri target 4 sampai 5 tahun, ternyata bisa lebih cepat," kata Presiden Prabowo.

Sasaran Tinggi

Untuk mewujudkan perubahan besar ini, tambah Presiden Prabowo, pemimpin harus berani menetapkan sasaran tinggi dan tidak takut dihadapkan pada tantangan."Saya percaya manusia apalagi pemimpin, harus berani punya tujuan, harus berani punya sasaran yang tinggi. Jangan sasaran yang rendah," kata Presiden Prabowo.

Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, mengusulkan kepada Komisi IV DPR untuk reprioritasi anggaran tahun 2025 guna mendukung swasembada pangan dan program pangan bergizi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...

Kirab Merah Putih di Kota Bogor

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Kirab Merah Putih di Kota B...
Nasional
Warga bergantung sumber air...

Menanamkan semangat kemerdekaan sejak dini

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Menanamkan semangat kemerde...
Kado HUT ke-81 RI, Naik Transportasi Umum Milik Pemprov DKI Cuma Rp1 pada 17 Agustus

Kado HUT ke-81 RI, Naik Transportasi Umum Milik Pemprov DKI Cuma Rp1 pada 17 Agustus

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Rombak Total Timnas Sepak Bola
📅 Senin, 10-Agu-2026
# 8
Rombak Total Timnas Sepak Bola
📅 Senin, 10-Agu-2026
Rombak Total Timnas Sepak Bola
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.