Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Uji Coba MBG Model Prasmanan Mulai Diterapkan, Tekan Risiko Keracunan dan Kerusakan Pangan

27 Selasa, 06 Okt 2026, 17:53 WIB | Oleh:
Uji Coba MBG Model Prasmanan Mulai Diterapkan, Tekan Risiko Keracunan dan Kerusakan Pangan Uji Coba MBG Model Prasmanan Mulai Diterapkan, Tekan Risiko Keracunan dan Kerusakan Pangan Doc: ANTARA/HO-Instagram resmi Sudaryono.
Ket. Uji coba Makan Bergizi Gratis (MBG) prasmanan di salah satu SPPG Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) tengah mengembangkan uji coba model penyajian Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui sistem prasmanan di sekolah untuk memperbaiki kualitas makanan yang disajikan lebih hangat dan segar kepada siswa.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan uji coba tersebut tengah dilakukan pada sebagian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk melihat efektivitas model dalam menjaga kualitas makanan, sekaligus mengurangi jeda waktu antara proses memasak dan konsumsi.

"Di tanggal 5 Oktober kita sudah piloting (percobaan) di mungkin lebih dari 60 dapur untuk prasmanan di kelas. Jadi, makanan dibawa hangat-hangat ke kelas, kemudian disajikan di kelas," ujar Sudaryono dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (6/10).

Sudaryono menjelaskan model yang disebut central kitchen (dapur terpusat) ini sedang dikaji dan diuji coba dengan meniru sistem penyediaan makan sekolah di Jepang. Model tersebut memiliki sejumlah keunggulan karena waktu tunggu antara proses memasak hingga makanan disantap dapat ditekan.

“Kita harapkan satu, makanannya lebih enak karena hangat-hangat. Yang kedua, tentu saja lebih segar karena tidak ada delay (penundaan) waktu, sehingga mengurangi risiko kerusakan makanan yang kemudian menimbulkan gangguan kesehatan," paparnya.

Selain berkaitan dengan kualitas dan keamanan pangan, sistem prasmanan juga dinilai memiliki potensi untuk mengurangi makanan yang terbuang. Penerima manfaat dapat mengambil makanan sesuai kebutuhan, sementara makanan yang masih tersedia dapat dikonsumsi oleh penerima manfaat lainnya.

"Sejauh ini tadi saya dapat laporan, tingkat kehabisan makanannya bagus. Jadi lebih fresh (segar), kemudian ada yang mungkin mau nambah, masih ada sisa, bisa nambah, dan waste (sisa)-nya lebih sedikit karena prasmanan," kata Sudaryono.

BGN memandang model tersebut tidak hanya sebagai perubahan teknis dalam distribusi makanan, tetapi juga bagian dari penguatan fungsi edukasi dalam pelaksanaan MBG. Dalam skema ini sekolah turut dilibatkan untuk memastikan proses penyajian berjalan dengan baik dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Sudaryono menjelaskan pelaksanaan prasmanan membutuhkan kesiapan baik dari pihak dapur maupun sekolah. Siswa dapat dilibatkan dalam proses pelayanan secara terjadwal, dengan tetap memperhatikan penggunaan perlengkapan yang sesuai dan tata kelola kebersihan.

"Kalau prasmanan ini sudah terbiasa akan bagus, sama seperti di negara lain, namun memang perlu ada training (pelatihan) yang cukup," tuturnya.

BGN saat ini terus memantau pelaksanaan uji coba di berbagai wilayah. Hasil evaluasi akan menjadi bahan untuk menentukan pengembangan model prasmanan secara lebih luas, dengan mempertimbangkan kesiapan dapur, sekolah, sumber daya manusia, serta karakteristik penerima manfaat di masing-masing daerah. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

26 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.