Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menko PM: Pemerintah Dorong Masyarakat Miskin Berdaya

📅 Rabu, 27 Nov 2024, 19:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menko PM: Pemerintah Dorong Masyarakat Miskin Berdaya Doc: ANTARA/Kemenko PM
Ket. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar.

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan pemerintah terus mendorong masyarakat miskin supaya bisa berdaya.

"Oleh karena itu, jenis bantuan sosial ke depannya akan dievaluasi, kemudian cara kerja penyaluran, dan mekanismenya. Yang lebih penting lagi, agar program-program pemberdayaan, mulai pelatihan, akses permodalan, penciptaan pasar, peningkatan kelas UMKM, peningkatan kelas para pelaku ekonomi masyarakat, terutama ketersediaan bahan baku produksi lebih tepat sasaran," kata Menko Muhaimin Iskandar dalam keterangan, di Jakarta, Selasa (26/11).

Hal itu dikatakan Muhaimin Iskandar usai menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta.

Muhaimin menyampaikan bahwa pihaknya menghadap Presiden Prabowo untuk melaporkan berbagai tugas dan tanggung jawab pemberdayaan masyarakat yang sudah dilakukannya, terutama dalam memastikan seluruh program perlindungan sosial bagi kelompok masyarakat miskin ekstrem, miskin, maupun rentan miskin.

Menurut dia, target pemerintah untuk 2025, yakni seluruh bantuan-bantuan dan perlindungan sosial bisa lebih tepat sasaran.

Selain itu, dia mengatakan pemerintah akan membentuk paradigma baru untuk pemberdayaan masyarakat.

"Paradigma baru adalah menggeser penerima bantuan perlindungan sosial menjadi berdaya. Jadi ibaratnya kenaikan kelas dari miskin ekstrem, miskin, berdaya, lalu mandiri," katanya.

Muhaimin menjelaskan, kondisi miskin ekstrem di Indonesia saat ini diketahui masih sekitar 2,3 juta warga atau 0,8 persen. Kemudian, kondisi kemiskinan sekitar 23-24 juta warga miskin atau masih sekitar 8,3 persen.

Selain itu, Muhaimin mengemukakan, ke depannya pemerintah juga akan fokus untuk meningkatkan kapasitas masyarakat kelas menengah bawah supaya bisa berdaya.

Nantinya, kata dia, masing-masing kementerian dan lembaga terkait akan didorong untuk melakukan pelatihan, permodalan, dan pemberdayaan masyarakat.

"Dengan demikian, seluruh kementerian yang melakukan pelatihan akan terstandarisasi, sehingga pelatihan tidak seremonial, tetapi betul-betul memberdayakan," kata Muhaimin Iskandar. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Olahraga
Crysencio Summerville
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.