Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Reog, Kolintang, dan Kebaya Diajukan sebagai Warisan Budaya Takbenda

📅 Senin, 18 Nov 2024, 03:35 WIB | Oleh:
Reog, Kolintang, dan Kebaya Diajukan sebagai Warisan Budaya Takbenda Doc: Istimewa
Ket. Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, dalam acara Malam Apresiasi Warisan Budaya Indonesia (AWBI), di Jakarta, Sabtu (16/11)

JAKARTA - Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, mengatakan pemerintah akan mengajukan tiga warisan budaya Indonesia ke Unesco untuk diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Dunia. Pengajuan berlangsung pada Desember 2024.

“Desember nanti, kita akan mengajukan Reog Ponorogo, Kolintang, dan Kebaya sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia. Semoga proses ini berjalan lancar,” ujar Fadli, dalam acara Malam Apresiasi Warisan Budaya Indonesia (AWBI), di Jakarta, Sabtu (16/11) malam.

Dia menerangkan, warisan budaya bukan sekadar peninggalan dari masa lalu. Warisan budaya sebagai national treasure merupakan aset tak ternilai yang menjadi identitas dan jati diri bangsa kita.

Fadli mengatakan pada setiap motif batik, irama gamelan, tarian tradisional, hingga cerita rakyat, terdapat nilai-nilai luhur yang mencerminkan kebersamaan, gotong royong, dan penghormatan terhadap keberagaman. Sebagai bangsa yang dianugerahi kekayaan budaya yang luar biasa, Indonesia memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga, melestarikan, dan memperkenalkan, serta mempromosikan warisan budaya ini kepada dunia.

“Ini menjadi momentum yang penting untuk mengingatkan kita semua akan berharganya kekayaan budaya yang kita miliki,” terangnya.

Dia menjelaskan, tahun ini Kementerian Kebudayaan menetapkan 272 budaya takbenda sebagai warisan budaya takbenda Indonesia dan menetapkan 17 cagar budaya di Indonesia sebagai cagar budaya peringkat nasional. Penetapan ini melalui proses panjang dan bertahap melalui sidang-sidang penetapan yang melibatkan tim ahli, pelaku seni budaya, pemerintah, dan masyarakat.

“Data kebudayaan menunjukkan hingga akhir tahun 2023, Indonesia memiliki 1.941 warisan budaya takbenda,” katanya.

Fadli menyebut, dengan ditetapkannya 272 budaya takbenda sebagai WBTb Indonesia tahun ini, maka bertambah pula jumlah warisan budaya takbenda Indonesia menjadi 2.213. Sedangkan cagar budaya peringkat nasional yang telah ditetapkan sejak tahun 2013 hingga saat ini berjumlah 228 cagar budaya.

“Dalam beberapa tahun terakhir, upaya pelestarian budaya terus ditingkatkan melalui berbagai program, termasuk pengajuan warisan budaya Indonesia ke UNESCO,” ucapnya. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.