Jaringan Irigasi Dadahup Perkuat Sawah Baru Kalteng
📅 Rabu, 13 Nov 2024, 16:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: ANTARA/HO - Kementerian PU
JAKARTA - Wakil Menteri Pekerjaan Umun (PU) Diana Kusumastuti meninjau Daerah Irigasi Rawa (DIR) Dadahup di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Senin (11/11).
Wamen Diana mengatakan saat ini seluruh jaringan irigasi di DIR Dadahup sudah siap baik jaringan primer, sekunder maupun tersier. Terdapat 21.226 Ha lahan yang bisa dimanfaatkan dan sudah mulai dilakukan cetak sawah untuk penanamannya.
"Karena ini adalah daerah rawa sehingga kita harus mengeluarkan air pada petak sawah dulu, baru bisa dilakukan tebar benih dan penanaman. Kita sudah mengidentifikasi lahan mana saja yang bisa dilakukan percepatan cetak sawah dan penanaman," kata Wamen Diana.
Wamen Diana juga menegaskan bahwa food estate ini adalah kolaborasi antara Kementerian PU dan Kementerian Pertanian sehingga dalam pengerjaannya harus dilakukan secara sinergis, tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. "Jadi kita harus terus bersama-sama, kita harus berjalan beriringan untuk mendukung swasembada pangan di Indonesia," katanya.
Direktur Perlindungan dan Penyediaan Lahan Kementerian Pertanian Atekan menjelaskan dari 21.226 Ha lahan yang tersedia saat ini, sekitar 16.000 Ha sedang diupayakan agar bisa segera digunakan untuk lahan sawah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Harapannya sawah yang sudah kita buka bisa dioptimalkan pengelolaannya khususnya oleh masyarakat setempat dalam rangka mempertahankan atau meningkatkan produksi beras untuk ketahanan pangan nasional," kata Atekan.
Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan II juga telah melakukan uji coba sistem tata air DIR Dadahup dengan melakukan pola operasional sistem mulai dari saluran primer utama (SPU), saluran sekunder, saluran tersier sampai ke saluran kuarter baik untuk supply maupun drain secara gravitasi dengan bantuan operasional pompa.
"Untuk membuktikan sistem tersebut sudah dapat melayani kebutuhan air di lahan maka dilakukan uji coba penanaman pada lahan seluas 26 Ha. Dari uji coba tersebut berhasil menghasilkan panen padi sebanyak 4,23 ton," ujar Kepala BWS Kalimantan II Ferry Syahrizal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!