Trump Hubungi Putin, Desak Agar Tak Ada Eskalasi Perang di Ukraina
📅 Senin, 11 Nov 2024, 14:52 WIB | Oleh: Tim PenulisTrump dan sekutunya telah mengecam pendanaan AS untuk Ukraina, sambil menyiratkan bahwa hal itu membantu mendanai jaringan perusahaan pertahanan dan para pengkritik kebijakan luar negeri yang korup dan pro-perang.
Putra sulung Trump, Donald Trump Jr., membagikan sebuah klip di Instagram pada hari Sabtu, yang memperlihatkan Zelensky berdiri di samping presiden terpilih tersebut dengan keterangan: "POV (sudut pandang): Anda tinggal 38 hari lagi kehilangan uang saku Anda."
Setiap kesepakatan cepat di Ukraina diperkirakan mengharuskan Kyiv menyerahkan sebagian wilayah yang telah hilang kepada penjajah Russia di selatan dan timur Ukraina.
Mantan penasihat Trump, Bryan Lanza, mengatakan kepada BBC pada hari Sabtu bahwa Ukraina harus melepaskan ambisi apa pun untuk mendapatkan kembali Krimea, misalnya, yang diduduki oleh Russia pada tahun 2014.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kyiv, meskipun menghadapi kekurangan tenaga kerja dan ketidakpastian atas dukungan AS, dengan tegas menentang penyerahan wilayah dan sekutu-sekutu Eropa serta pemasok senjata seperti Inggris dan Prancis diketahui gelisah dengan tindakan sepihak Trump.
Zelensky mengatakan bahwa menyerahkan tanah atau memenuhi tuntutan lain dari Kremlin hanya akan membuat Putin berani dan memicu lebih banyak agresi, pandangan yang dianut oleh banyak sekutu Eropa.
Trump "secara singkat mengangkat masalah tanah" dalam panggilannya dengan Putin , Post melaporkan, tanpa rincian lebih lanjut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam beberapa bulan terakhir, kedua belah pihak yang berperang telah melakukan gerakan yang dilihat sebagai upaya untuk mendapatkan pengaruh menjelang negosiasi akhir, Ukraina merebut sebagian wilayah Rusia dan pasukan Moskow membuat kemajuan di Ukraina.
Akhir pekan ini terjadi serangan pesawat tak berawak terbesar dari kedua belah pihak.
Russia meluncurkan 145 pesawat tak berawak ke Ukraina semalam, kata Zelensky. Sementara Rusia mengatakan telah menjatuhkan 34 pesawat tak berawak Ukraina yang menargetkan Moskow pada hari Minggu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!