Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Masa Depan EBT Bakal Suram

📅 Senin, 11 Nov 2024, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Sementara itu, Peneliti Sustainability Learning Center (SLC), Hafidz Arfandi, mengatakan Trump mewakili kubu konservatif yang lebih pro pada kebangkitan ekonomi domestik dibandingkan ide-ide tentang perubahan iklim.

"Kebijakan energi di masa Trump akan lebih pro terhadap minyak dan batu bara mengingat Amerika masih memiliki cadangan besar terhadap keduanya," ungkap Hafidz.

Terkait, harga komoditas energi, menurutnya, sangat bergantung pada kebijakan OPEC Plus yang akan melakukan summit 1 Desember nanti untuk menentukan tingkat produksi negara-negara anggotanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
kj cup 26

Porprov NTB, Kontingen Lombok Tengah Raih 117 Medali Emas

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Porprov NTB, Kontingen Lomb...
Luar Negeri
Kebakaran Hutan di Eropa Me...
Daftar Event Jakarta Akhir Pekan 25-26 Juli 2026: Pameran Seni Hingga Konser

Daftar Event Jakarta Akhir Pekan 25-26 Juli 2026: Pameran Seni Hingga Konser

24 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.