Hari Anak Nasional, Siswa SMA Negeri 55 Jakarta Rasakan Pengalaman Belajar di Istana Kepresidenan.
📅 Jumat, 24 Jul 2026, 14:02 WIB | Oleh: Yebdi TrismarRatusan pelajar SMA Negeri 55 Jakarta berkesempatan menjejakkan kaki di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, saat mengikuti program "Istana untuk Anak Sekolah" bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional.
Kunjungan tersebut menjadi pengalaman berharga yang tidak hanya memperkenalkan para siswa pada sejarah dan simbol kenegaraan, tetapi juga menumbuhkan semangat untuk berani bermimpi dan berkontribusi bagi Indonesia.
Salah seorang pelajar, Zhafirah Zeta, sebagaimana keterangan diterima di Jakarta, Kamis, mengatakan kesempatan menginjakkan kaki di Istana Kepresidenan merupakan pengalaman yang selama ini hanya bisa dia bayangkan melalui layar televisi.
"Ini merupakan momen yang tidak bisa terbayarkan betapa menyenangkannya, karena ini juga pertama kali bagi saya yang biasanya hanya melihat Istana Kepresidenan itu melalui layar kaca, dari YouTube, dari TV," ujarnya.
Seorang pelajar lainnya, Septian Ramdhany, menyatakan kagum terhadap kemegahan kompleks Istana yang menjadi motivasi untuk terus belajar dan meraih cita-cita.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Benar-benar senang banget, apalagi di sini banyak ruangan-ruangan yang terlihat sangat indah. Apalagi itu membuat semangat saya itu membara sekali ya ingin masuk ke Istana ini dengan pangkat yang setara dengan pejabat-pejabat seperti itu," katanya.
Selama berkeliling, para siswa menyaksikan berbagai sudut Istana, mulai dari Aula Hoegeng, ruang kerja Presiden, koleksi patung, hingga lampu kristal bersejarah yang semakin memperkaya pengalaman mereka.
Bagi Arneo Rajasa dan Shaniza Rashadya, kunjungan tersebut membuka wawasan baru tentang pemerintahan.
"Menurut aku pengalaman yang pertama untuk mengunjungi Istana Presiden juga dapat pengetahuan baru, terus bisa merasakan gimana rasanya jadi menteri terus bisa ke ruang-ruang rapat,” ucap Shaniza.
Kesan mendalam juga disampaikan Anna Nadiatun Nabilah dan Yuge Abdihan Putra. Keduanya berharap pengalaman serupa dapat dirasakan oleh anak-anak di seluruh Indonesia.
"Semoga apa yang kita rasakan dapat juga dirasakan oleh anak-anak seluruh Indonesia tanpa terkecuali,” ujarnya.
Di balik rasa kagum itu, para pelajar juga membawa pulang semangat baru.
Zhafirah mengajak generasi muda agar berani menyampaikan gagasan demi masa depan bangsa.
“Ayo kita kuatkan lagi semangat kita bersama-sama, kita berani untuk menyuarakan ide-ide kita, inspirasi kita, inovasi kita untuk negara Indonesia ke depannya,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!