Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SKK Migas Targetkan Produksi Gas North Hub 1.000 MMSCFD Mulai 2028

📅 Jumat, 24 Jul 2026, 10:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
SKK Migas Targetkan Produksi Gas North Hub 1.000 MMSCFD Mulai 2028 Doc: Kementerian ESDM
Ket. Kepala SKK Migas Djoko Siswanto (kanan) berbincang dengan pekerja saat acara pemotongan baja perdana fasilitas Floating Production Storage and Offloading (FSPO) Bahtera Haluan Lestari di Tanjung Balai Karimun, Kepri, Kamis (23/7/2026).

JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menargetkan produksi gas North Hub Development Project mencapai 1.000 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) dan kondensat 80.000 barel per hari mulai kuartal IV 2028 dengan membuka setidaknya 8.000 lapangan kerja.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, mengatakan produksi North Hub ini diharapkan menjadi salah satu penopang pencapaian target produksi nasional sebesar 1 juta barel minyak per hari dan 12 miliar kaki kubik gas per hari pada 2030.

"Kita berharap proyek ini tidak hanya membantu, tetapi menjadi mesin penggerak utama dalam mencapai target produksi nasional di 2030 yang telah ditetapkan pemerintah, yaitu 1 juta barel minyak per hari dan 12 miliar kaki kubik gas per hari," kata Djoko saat pemotongan baja perdana fasilitas Floating Production Storage and Offloading (FSPO) Bahtera Haluan Lestari di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, Kamis (23/7/2026).

Proyek hulu migas ultradalam North Hub Development Project mengintegrasikan pengembangan Lapangan Geng North dan Lapangan Gehem di Cekungan Kutai, lepas pantai Kalimantan Timur.

Total nilai investasi proyek mencapai sebesar 11,8 miliar dolar AS, yang sekitar 2,9 miliar dolar AS dialokasikan untuk pembangunan FPSO Bahtera Haluan Lestari.

Pembangunan FSPO tersebut telah memasuki fase konstruksi yang ditandai dengan pemotongan baja pertama bagian topside di Tanjung Balai Karimun.

Menurut Djoko, nilai investasi tersebut menunjukkan sektor hulu migas Indonesia masih memiliki daya tarik bagi investor.

Keterlibatan industri fabrikasi dalam negeri juga mencerminkan kemampuan nasional dalam mengerjakan proyek berskala besar dan berteknologi tinggi.

"North Hub Development Project Selat Makassar ini merupakan proyek strategis nasional (PSN) hulu migas, yang pengembangannya tidak hanya berperan dalam memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kapasitas industri fabrikasi lepas pantai di dalam negeri," jelasnya.

Direktur Eni North Ganal Ltd Mirko Araldi mengatakan pihaknya berkomitmen memenuhi target produksi perdana pada 2028.

Menurut dia, pencapaian proyek hingga memasuki tahap konstruksi merupakan hasil kerja sama berbagai pihak untuk menghadirkan pasokan energi yang andal bagi Indonesia.

Kementerian ESDM akan terus mendorong pengembangan lapangan migas strategis, terutama sumber daya gas yang berperan sebagai energi transisi.

Ketepatan jadwal pembangunan North Hub akan menentukan kontribusi proyek tersebut terhadap ketahanan energi dan pencapaian target produksi migas nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

32 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.