Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

UI Serahkan Buku 30 Policy Brief ke Otorita IKN

📅 Jumat, 08 Nov 2024, 03:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
UI Serahkan Buku 30 Policy Brief ke Otorita IKN Doc: ANTARA/Humas UI

JAKARTA - Universitas Indonesia (UI) menyerahkan Buku Kumpulan 30 Policy Brief untuk Otorita Ibu kota Nusantara (OIKN). Buku yang disusun peneliti UI itu berisi gagasan inovatif serta solusi berbasis kajian ilmiah untuk mendukung upaya pemerintah mewujudkan IKN sebagai ikon masa depan Indonesia.

“Kami berharap buku ini dapat bermanfaat bagi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembangunan IKN dan memberikan dampak positif bagi perkembangan kawasan ini,” ujar Sekretaris Universitas UI, Agustin, dalam keterangan resminya, Kamis (7/11).

Dia menerangkan, terdapat berbagai topik strategis mulai dari energi, pangan, transportasi, sosial-humaniora, teknologi dan informatika, hingga kesejahteraan dan konservasi ­lingkungan.

Menurutnya, buku tersebut mencerminkan komitmen UI mengintegrasikan kebijakan publik guna mendorong transformasi positif bagi masyarakat dan lingkungan di kawasan IKN.

“Beberapa rekomendasi diberikan untuk mendukung keberlanjutan dan inovasi dalam sektor energi, pangan, dan transportasi,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi, Nurtami, mengatakan seluruh rekomendasi atau policy brief dalam buku ini merupakan hasil kolaborasi dan pemikiran dari para akademisi dan peneliti lintas disiplin ilmu di UI dalam menjawab tantangan dan peluang pembangunan IKN. Dia berharap buku ini dapat membangun jembatan antara ilmu pengetahuan dan kebijakan publik.

“Sinergi ini krusial dalam mendorong pembangunan yang cerdas, adaptif, berkelanjutan, dan mampu menghadapi tantangan global di masa depan. Semoga buku ini memberikan kontribusi positif bagi pembangunan IKN yang menjadi simbol kemajuan negara,” katanya.

1730988527_3eef3eae96980f6add33.jpg

Sekretaris Universitas UI, dr Agustin Kusumayati M Sc Ph D.

Sementara itu, Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital OIKN, Mohammed Ali Berawi, menjelaskan ada lima prinsip yang dijalankan saat perencanaan, pembangunan, dan pengoperasian IKN. Kelima prinsip itu adalah green (hijau), sustainable (berkelanjutan), resilience (berketahanan), inclusive (inklusif), dan smart (cerdas).

Dia melanjutkan, 65 persen wilayah IKN akan digunakan untuk tropical forest dan 10 persen digunakan untuk green area, seperti city park dan smart farming. Sementara itu, 25 persen area akan dibangun sebagai built environment area yang dibagi menjadi sembilan economy generator.

“IKN mengundang large scale investor sampai dengan UMKM karena ini adalah kota inklusif untuk semua orang. Karena itu, filosofi ini berpengaruh secara langsung di dalam perencanaan dan pembangunan IKN,” terangnya.

Guna mendukung keberlanjutan dan inovasi dalam sektor energi, pangan, dan transportasi, beberapa rekomendasi diberikan, antara lain pengembangan standar keamanan Battery Energy Storage System (BESS), insentif finansial, serta pembangunan rantai pasokan bioenergi yang memperkuat sistem kelistrikan di IKN.

Kemudian di sektor pangan, strategi ketahanan dapat dilakukan melalui penerapan agroforestri dan reorientasi paradigma pangan sebagai bentuk hak asasi manusia (HAM) untuk ketahanan pangan. Pada sektor transportasi, aksesibilitas lalu lintas laut Balikpapan harus diperkuat sebagai pintu gerbang menuju IKN, serta perlunya perhatian, khususnya pada keamanan dan perlindungan lingkungan maritim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

59 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.