Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga LPG Naik, Pemprov DKI Langsung Koordinasi dengan Pemerintah Pusat Atasi Dampaknya

24 Jumat, 24 Apr 2026, 13:15 WIB | Oleh:
Harga LPG Naik, Pemprov DKI Langsung Koordinasi dengan Pemerintah Pusat Atasi Dampaknya Harga LPG Naik, Pemprov DKI Langsung Koordinasi dengan Pemerintah Pusat Atasi Dampaknya Doc: ANTARA/Yogi Rachman.
Ket. Ilustrasi berbagai jenis tabung gas di distributor penjualan gas di Ciracas, Jakarta Timur.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat serta asosiasi pengusaha untuk mencari solusi apabila kenaikan harga LPG nonsubsidi berdampak terhadap inflasi hingga daya beli masyarakat.

“Jika diperlukan, kami akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan asosiasi usaha untuk mencari solusi yang tepat, termasuk mendorong efisiensi energi atau diversifikasi sumber energi di masa mendatang,” kata Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim saat dikonfimasi di Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan sampai dengan saat ini, Pemprov DKI belum menetapkan kebijakan insentif pajak bagi hotel dan restoran kendati harga LPG nonsubsidi mengalami kenaikan.

Namun, Chico memastikan Pemprov DKI terus memantau dampak kenaikan harga tersebut terhadap inflasi serta daya beli masyarakat.

Seperti diketahui, per 18 April 2026, harga LPG 12 kg dan 5,5 kg mengalami kenaikan.

Saat ini, harga LPG 12 kg di Jakarta naik sebesar Rp36.000, yaitu dari Rp192.000 menjadi Rp228.000 per tabung, sedangkan LPG 5,5 kg naik Rp17.000, dari Rp90.000 menjadi Rp107.000 per tabung.

Chico pun mengimbau agar para pelaku usaha, mulai dari hotel hingga kafe dan restoran tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying di tengah kenaikan harga LPG non subsidi.

Selain itu, dia juga meminta agar pelaku usaha tetap patuh terhadap aturan penggunaan LPG subsidi.

“Kami mengimbau pelaku usaha untuk tetap patuh pada aturan penggunaan LPG subsidi dan tidak melakukan panic buying. Masyarakat dan pelaku usaha juga diharapkan bijak dalam penggunaan energi,” ujar Chico.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Elisabeth Ratu Rante Allo memastikan Pemprov DKI terus berkoordinasi secara intensif dengan PT Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas guna memastikan ketersediaan stok di Jakarta.

“Berdasarkan pantauan di lapangan, stok LPG 5,5 kg dan 12 kg saat ini stabil, baik di tingkat agen maupun pangkalan. Distribusi berjalan normal ke seluruh depo dan penyalur di lima wilayah kota administrasi serta Kabupaten Kepulauan Seribu,” ungkap Ratu. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage
Ekonomi
Sebanyak 60 UMKM Ramaikan F...
Nasional
Penyaluran Bantuan Air Bers...
Megapolitan
Lapak Baca Gratis Hadir unt...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.