Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keamanan Pangan Harus Dijaga, Jika Terkontaminasi Bisa Sebabkan Penyakit Mulai Diare hingga Hepatitis

📅 Jumat, 08 Nov 2024, 16:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keamanan Pangan Harus Dijaga, Jika Terkontaminasi Bisa Sebabkan Penyakit Mulai Diare hingga Hepatitis Doc: ANTARA/HO-Pribadi Rinna Syawal
Ket. Direktur Penganekaragaman Konsumsi Pangan Bapanas Rinna Syawal.

JAKARTA - Keamanan pangan perlu dijaga untuk melindungi kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Sebab, pangan yang terkontaminasi dapat memicu berbagai penyakit, seperti diare, muntaber hingga hepatitis. 

"Pangan yang tercemar dan dikonsumsi dan berdampak langsung misalnya cemaran biologi seperti virus, bakteri, kapang, khamir. Apabila ikut terkonsumsi dapat menimbulkan penyakit, seperti diare, muntaber, hepatitis," kata Direktur Penganekaragaman Konsumsi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Rinna Syawal di Jakarta, Jumat (8/11).

Karena itu, Bapanas berupaya melindungi pangan segar agar aman dikonsumsi oleh masyarakat.

Rinna menjelaskan keamanan pangan adalah upaya untuk mencegah pangan dari cemaran biologi, kimia dan fisik yang dapat membahayakan kesehatan manusia.

Dia menekankan pangan yang dikonsumsi harus aman. Pasalnya pangan yang tidak aman akan menyebabkan masuknya kontaminan ke dalam tubuh yang dampaknya bisa langsung maupun tidak langsung karena sifatnya terakumulasi.

"Cemaran tidak berdampak langsung dan bersifat akumulasi kimia seperti residu pestisida, mikotoksin, logam berat, sebagai pemicu kanker," ujarnya.

Menurut, ketika tubuh dalam kondisi sakit atau terpapar zat-zat berbahaya (cemaran), penyerapan nutrisi oleh tubuh bisa terganggu. Hal ini berarti bahwa tubuh tidak dapat sepenuhnya menyerap dan memanfaatkan zat gizi dari makanan dengan baik.

Akibatnya, nutrisi yang diperlukan untuk menjaga kesehatan tubuh tidak dapat dimanfaatkan secara optimal, sehingga proses pemulihan atau fungsi tubuh dapat terhambat.

"Kondisi badan yang sakit, atau terpapar cemaran sangat mempengaruhi absorbsi nutrient yang dicerna oleh tubuh sehingga zat gizi tidak optimal dimanfaatkan," jelasnya.

Di sisi lain, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi memastikan keamanan pangan segar dan sehat terus terjaga untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat, sehingga seluruh lapisan masyarakat Indonesia dapat mengakses pangan yang aman dan berkualitas.

Arief mengatakan salah satu upaya yang dilakukan dalam menjaga keamanan pangan adalah dengan mengoptimalkan keberadaan mobil laboratorium keliling untuk menjamin aspek keamanan pada bahan pangan segar sehingga bisa layak dikonsumsi masyarakat.

"Keamanan pangan menjadi perhatian utama selain ketersediaan komoditas di pasaran. Mobil (laboratorium) keliling mengecek komoditas yang memang biasanya untuk pangan segar, makanya kami menyadari bahwa selain ketersediaan adalah keamanan," ujarnya.

Dia menyampaikan bahwa melalui fasilitas mobil laboratorium keliling ke pasar-pasar untuk melakukan pengujian zat kimia yang ada pada bahan pangan segar. Uji sampel dilakukan untuk memastikan agar pangan segar terbebas dari residu pestisida, sehingga aman bila dikonsumsi masyarakat.

Bapanas sebagai Otoritas Kompeten Keamanan Pangan (OKKP) terus berkolaborasi hingga ke tingkat daerah untuk memperkuat kesiapsiagaan dalam mewujudkan pangan segar yang aman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.