Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Gugat 'CBS News' karena Tak Tampilkan Utuh Wawancara Harris

📅 Sabtu, 02 Nov 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Trump Gugat 'CBS News' karena Tak Tampilkan Utuh Wawancara Harris Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Calon presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump.

HOUSTON - Calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Donald Trump, mengajukan gugatan sebesar 10 miliar dollar AS (sekitar 156,9 triliun rupiah) terhadap CBS News, pada Kamis (31/10). Trump mengeklaim jaringan televisi tersebut telah mengedit wawancara dengan calon presiden dari Partai Demokrat, Kamala Harris, di acara 60 Minutes, guna menggambarkan Harris secara positif.

Gugatan tersebut diajukan di Pengadilan Distrik AS di Distrik Utara Texas, serta menuduh CBS terlibat dalam tindakan partisan dan ilegal dalam pemilu serta intervensi pemilih melalui distorsi berita yang jahat, menipu, dan substansial. Seperti dikutip dari Antara, gugatan ini berfokus pada dua cuplikan video dari wawancara yang dilakukan 60 Minutes dengan Harris pada Oktober.

Salah satu cuplikan diedit untuk memasukkan bagian yang lebih panjang dari respons Harris mengenai konflik Israel-Palestina di Timur Tengah, dengan gugatan yang menyatakan keputusan pengeditan itu bertujuan secara sengaja membantu Harris dan menyesatkan publik sambil menempatkan Trump dalam posisi yang tidak adil.

"Untuk menutupi kelemahan 'gaya berbicara bertele- tele' Kamala, CBS menggunakan platform nasionalnya di 60 Minutes untuk melampaui batas penggunaan penilaian pelaporan menjadi manipulasi berita yang menipu dan curang," klaim pengacara mantan Presiden tersebut dalam dokumen pengadilan.

Membela Diri

CBS News dengan cepat membela diri dari tuduhan gugatan tersebut, yang meminta ganti rugi sebesar 10 miliar dollar AS, dengan mengatakan klaim Trump sepenuhnya tidak berdasar. "Klaim berulang mantan Presiden Trump terhadap 60 Minutes adalah salah," kata CBS News dalam sebuah pernyataan.

"Wawancara tersebut tidak diubah, dan 60 Minutes tidak menyembunyikan bagian mana pun dari jawaban wakil presiden terhadap pertanyaan yang dimaksud," tambahnya. "Acara 60 Minutes secara adil menyajikan wawancara tersebut untuk memberikan informasi kepada penonton, dan bukan untuk menyesatkan mereka. Gugatan yang diajukan Trump hari ini terhadap CBS sama sekali tidak berdasar, dan kami akan membela diri dengan gigih," lanjut pernyataan tersebut.

Trump dan sekutunya di Partai Republik telah mengkritik CBS News karena mengedit cuplikan yang dianggap bias mendukung Harris, tetapi pengeditan pertanyaan dan jawaban selama wawancara untuk akurasi dan keterbatasan waktu adalah praktik standar bagi media berita siaran, karena tidak mungkin menayangkan seluruh wawancara dalam siaran berita standar.

Trump awalnya setuju untuk melakukan wawancara serupa dengan 60 Minutes, tetapi CBS mengatakan mantan Presiden itu mundur setelah program tersebut menyatakan akan memeriksa fakta jawaban yang diberikan. Trump sebelumnya mengisyaratkan kemungkinan gugatan terhadap CBS, dengan mengatakan jaringan tersebut seharusnya dicabut izin penyiarannya dan acara 60 Minutes dinonaktifkan. Mengajukan gugatan terhadap media arus utama bukanlah hal baru bagi Trump.

Selain gugatan terhadap CBS, mantan Presiden itu juga pernah mengajukan kasus pencemaran nama baik pada Maret lalu terhadap ABC News terkait pertanyaan yang diajukan selama wawancara oleh pembawa berita George Stephanopoulos. Trump sebelumnya telah kalah dalam gugatan terhadap CNN, The Washington Post, dan The New York Times. Gugatan terhadap CBS News ini muncul hanya beberapa hari sebelum Harris dan Trump berhadapan dalam pemilihan presiden Amerika Serikat 2024, yang akan berlangsung pada 5 November.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.