Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kalah Lawan Persik, PSS Sleman Siapkan Evaluasi Besar di Lini Pertahanan

📅 Jumat, 23 Okt 2026, 07:38 WIB | Oleh:
Kalah Lawan Persik, PSS Sleman Siapkan Evaluasi Besar di Lini Pertahanan Doc: Antara foto
Ket. Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra (tengah) di Kediri, Jawa Timur.

KEDIRI - PSS Sleman mengevaluasi lini pertahanan tim setelah kalah melawan Persik Kediri dengan skor 1-2 dalam laga Super League di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis.

Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra usai pertandingan menilai timnya bermain cukup baik, tetapi kesalahan individu di lini pertahanan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi hasil akhir pertandingan.

Pieter mengatakan kedua tim menunjukkan permainan positif dan sama-sama memiliki peluang untuk mencetak gol. Namun, ia menilai PSS Sleman kurang beruntung dalam sejumlah keputusan pertandingan, termasuk penalti yang diberikan kepada lawan dan gol PSS yang dianulir karena offside.

“Kedua tim bermain dengan cara yang positif, seperti sepak bola seharusnya dimainkan. Kedua tim memiliki peluang,” katanya.

Ia menilai keputusan penalti yang diberikan kepada lawan cukup mudah, jika dilihat dari sudut pandang timnya.

Dirinya juga mempertanyakan keputusan wasit yang menganulir gol PSS Sleman karena menilai posisi pemain dalam proses terjadinya gol tersebut tidak menunjukkan offside.

Menurut dia, posisi yang dipersoalkan terjadi dalam rangkaian serangan sebelum umpan terakhir menuju gol. Karena itu, ia berharap keputusan tersebut dapat dievaluasi dengan melihat kembali tayangan pertandingan.

Meski menyoroti sejumlah keputusan pertandingan, ia mengakui timnya melakukan kesalahan yang harus segera diperbaiki. Ia menilai kesalahan di lini pertahanan memberikan lawan kesempatan terlalu mudah untuk menciptakan peluang berbahaya.

“Kesalahan bertahan tidak boleh memberikan kesempatan dua atau tiga kali kepada lawan untuk melakukan tembakan atau sundulan yang berujung gol,” ujarnya.

Ia mengatakan PSS sempat menunjukkan periode permainan yang baik, terutama menjelang akhir babak pertama setelah mencetak gol penyeimbang. Namun, pada babak kedua, timnya dinilai belum mampu menjaga permainan secara konsisten dan beberapa kali kehilangan penguasaan bola.

Ia menegaskan PSS harus memperbaiki aspek pertahanan serta mengurangi kesalahan individu agar dapat meraih hasil lebih baik pada pertandingan berikutnya.

Ia juga mengapresiasi perkembangan permainan tim dalam tiga pertandingan terakhir. Menurut dia, para pemain mulai memahami pola permainan yang diinginkan dan menunjukkan peningkatan kondisi fisik setelah menjalani persiapan yang tidak ideal.

Ia menjelaskan persiapan pramusim PSS menghadapi sejumlah kendala, termasuk persoalan kontrak pemain. Jeda kompetisi saat agenda FIFA menjadi kesempatan bagi tim untuk melakukan pembenahan dan meningkatkan pemahaman pemain terhadap strategi pelatih.

“Sekarang perlahan-lahan saya mulai melihat tim seperti yang saya inginkan. Kami masih bisa dan harus bermain lebih baik,” katanya

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.