Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Ketahanan Pangan, TMMD ke-122 Bantu Galakkan Sistem Pompanisasi Pertanian di Jeneponto

📅 Kamis, 24 Okt 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Ketahanan Pangan, TMMD ke-122 Bantu Galakkan Sistem Pompanisasi Pertanian di Jeneponto Doc: Antara/HO-Pendim 1425/Jeneponto
Ket. Ilustrasi suasana kegiatan TMMD ke-122 Kodim 1425/Jeneponto yang mendukung sektor pertanian di Kabupaten Jeneponto, Sulsel.

Makassar - Program TNI Mandiri Masuk Desa (TMMD) ke-122 Kodim 1425/Jeneponto bantu menggalakkan sistem pompanisasi pertanian di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

"Program ini menurunkan personel TNI AD mendampingi petani di lapangan untuk menggalakkan sistem pompanisasi untuk pertanian," kata Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Muhammad Amin saat dikonfirmasi di Makassar, Rabu.

Dia mengatakan, kelompok tani di wilayah binaan program TMMD ini di Desa Gantarang Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto.

Pemilihan wilayah ini lanjut dia karena sektor pertanian menjadi andalan warga setempat dan sekaligus melakukan uji coba untuk memastikan mesin pompa air bantuan dari Kementerian Pertanian RI dapat berfungsi dengan baik.

Berkaitan dengan hal tersebut, lanjut dia, pihaknya bersama tim TMMD ke-122 terus mendampingi dan membantu petani untuk mendukung program pemerintah dalam hal ketahanan pangan.

Program pompanisasi ini merupakan kolaborasi TNI AD dengan Kementerian Pertanian RI untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui penyediaan akses air yang memadai di persawahan milik petani.

Apalagi keberadaan program pompanisasi ini diyakini menjadi salah satu faktor utama dalam menyukseskan ketahanan pangan di Kabupaten Jeneponto.

Sebelumnya berbagai langkah juga telah dilakukan di lapangan dengan meningkatkan ketahanan pangan di Jeneponto dengan menurunkan personel Babinsa melakukan pendampingan kepada petani.

"Adanya pompanisasi ini bisa meningkatkan capaian program ketahanan pangan di wilayah teritorial," kata Muhammad Amin.

Sementara itu, salah seorang warga Kelara di Jeneponto, Daeng Rahman mengatakan sangat terbantu dengan adanya sistem pompanisasi tersebut. Apalagi dalam kondisi kemarau panjang yang minim air untuk mendukung sektor pertanian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.