Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Anggaran Makan Bergizi Gratis di DKI Sesuai Target Kalori

📅 Kamis, 24 Okt 2024, 15:56 WIB | Oleh:
Anggaran Makan Bergizi Gratis di DKI Sesuai Target Kalori Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Uji coba makan bergizi gratis di SD Islam Terpadu (SDIT) Al Ihsan Kebagusan, Jakarta Selatan, Kamis (24/10).

Jakarta -- Besaran anggaran makan bergizi gratis (MBG) di DKI Jakarta menyesuaikan dengan target kalori dalam paket makanan yang dibagikan.

"Misalnya 10.448 paket, makakita sesuaikan dengan target grupkalorinya," kata Penjabat Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudipada sela uji coba MBGdiSDIT Al Ihsan Kebagusan Jakarta Selatan, Kamis.

Teguh menjelaskan setiap uji coba, kalori per makanan yang dibagikan berbeda-beda mulai dari 500-750 kalori.

Adapun anggaran yang dikeluarkan rata-rata seharga Rp25 ribu tergantung kalori makanan.

"Ya kisaran sekitar Rp25 ribu kali 10.400 sekian," ucapnya.

Jika dihitung, anggaran yang dihabiskan Pemerintah Provinsi DKI untuk MBGpada kesempatan itu menghabiskan dana Rp261,2 juta.

Oleh karena itu, katanya, pihaknya masih melakukan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) bersama DPRD DKI.

Kendati demikian, dia menyatakan pihaknya telah siap menyediakan anggaran yang mencukupi untuk menjalankan program itu guna mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Diharapkan, katanya,Jakarta mampu menjadi contoh bagi wilayah lainnya dalam penyelenggaraan MBG.

"Kami berharap DKI sebagai barometer bisa menjadi percontohan program MBG untuk daerah-daerah lainnya," ucapnya.

Nantinya, pihaknya akan mempertimbangkan untuk melaksanakan program itu di Kepulauan Seribu sambilmenunggu arahan pemerintah pusat.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kecukupan gizi, meningkatkan kecerdasan anak, mencegah gangguan pertumbuhan dan perkembangan (stunting) dan pada akhirnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di negara ini.

Sebelumnya, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp71 triliun atau 0,29 persen dari produk domestik bruto (PDB) untuk program tersebut.

Presiden RI Prabowo Subianto mempersilakan kepada para menteri maupun kepala lembaga/badan khusus di Kabinet Merah Putih untuk keluar dari pemerintahan jika tidak mendukung program MBG untuk anak-anak dan ibu hamil itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Sudan Selatan Ingin Putus S...
Luar Negeri
Waduk Mengering, Mumbai di ...
Luar Negeri
Pegunungan Jepang Mengganas...
Luar Negeri
Kabar Gembira! Peluang Kerj...
Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.