Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Temanggung Sebut Ada Pergeseran Konsumsi Pertamax ke Pertalite

📅 Selasa, 16 Jun 2026, 12:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Temanggung Sebut Ada Pergeseran Konsumsi Pertamax ke Pertalite Doc: ANTARA
Ket. Bupati Temanggung menjawab pertanyaan wartawan.

TEMANGGUNG – Bupati Temanggung, Agus Setyawan, menyebutkan ada tren pergeseran penggunaan bahan bakar minyak (BBM) terutama pada kendaraan roda dua dari BBM jenis nonsubsidi Pertamax ke Pertalite di wilayah tersebut.

Agus dalam keterangannya di Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (16/6), mengatakan berdasarkan informasi dari Pertamina, pasokan dan distribusi BBM di wilayah itu masih dalam kondisi terkendali, terutama BBM subsidi jenis Pertalite yang dinilai masih mencukupi kebutuhan masyarakat setelah terjadi peningkatan permintaan akibat peralihan konsumsi.

"Berdasarkan informasi yang kami terima, stok BBM bersubsidi di Kabupaten Temanggung masih dalam kondisi aman. Memang terdapat pergeseran pola konsumsi dari Pertamax ke Pertalite, khususnya kendaraan roda dua, namun pasokan hingga kini tetap terjaga," katanya.

Namun demikian, ia mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan menggunakan BBM bersubsidi secara bijak agar ketersediaannya tetap terjaga.

Sebagai informasi, kuota BBM subsidi yang tersedia untuk Kabupaten Temanggung mencapai 84.665 KL per tahun atau berkisar 7.000 kiloliter (KL) per bulan dan dinyatakan masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia menuturkan pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan Pertamina guna memastikan distribusi berjalan lancar dan tidak terjadi kelangkaan di tingkat konsumen.

Terkait operasional pemerintahan, ia menyebut anggaran penggunaan BBM untuk kendaraan dinas masih berada dalam pagu yang telah ditetapkan. Meskipun demikian, seluruh organisasi perangkat daerah diminta melakukan penghematan dan pengaturan penggunaan BBM secara lebih efektif dan efisien.

Ia menuturkan langkah tersebut dilakukan melalui pengelolaan kendaraan dinas secara selektif sesuai kebutuhan tugas kedinasan, sehingga pelayanan pemerintahan tetap berjalan optimal tanpa menambah beban anggaran daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.