Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PBB Desak Investasi Dana Penyelamatan Alam

📅 Selasa, 22 Okt 2024, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
PBB Desak Investasi Dana Penyelamatan Alam Doc: AFP/ANGELA WEISS
Ket. Sekjen PBB, Antonio Guterres

CALI - Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, pada Minggu (20/10) mendesak pentingnya investasi signifikan dalam dana yang dibuat untuk melindungi keanekaragaman hayati Bumi saat ia berpidato di hadapan delegasi konferensi perlindungan alam terbesar di dunia di Cali, Kolombia.

Pertemuan tersebut, yang secara resmi dibuka pada Senin (21/10), diawali dengan upacara pembukaan dengan Cali dalam keadaan siaga tinggi setelah adanya ancaman dari kelompok gerilyawan.

"Kita harus meninggalkan Cali dengan investasi signifikan dalam Dana Kerangka Keanekaragaman Hayati Global (GBFF), dan komitmen untuk memobilisasi sumber-sumber pendanaan publik dan swasta lainnya," kata Sekjen Guterres dalam pidato via video kepada para tamu yang berkumpul untuk acara tersebut.

GBFF dibentuk pada tahun 2023 untuk membantu negara-negara mencapai tujuan Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global (GBF) Kunming-Montreal yang diadopsi di Kanada pada tahun 2022 dengan 23 target untuk menghentikan dan mengembalikan hilangnya alam pada tahun 2030.

Sejauh ini, negara-negara telah membuat komitmen sekitar 250 juta dollar AS terhadap dana tersebut, menurut lembaga yang memantau kemajuan dana tersebut.

Dana tersebut merupakan bagian dari perjanjian lebih luas yang dibuat di Montreal dua tahun lalu bagi negara-negara untuk memobilisasi setidaknya 200 miliar dollar AS per tahun pada tahun 2030 untuk keanekaragaman hayati, termasuk 20 miliar dollar AS per tahun pada tahun 2025 dari negara-negara kaya untuk membantu negara-negara berkembang.

Pada pidatonya, Sekjen Guterres menekankan bahwa perusakan alam telah meningkatkan konflik, kelaparan, dan penyakit, memicu kemiskinan, dan memangkas PDB. "Runtuhnya layanan alam seperti penyerbukan dan air bersih, akan mengakibatkan ekonomi global kehilangan triliunan dollar setiap tahunnya, dengan negara-negara termiskin yang paling terpukul," ungkap dia.

Menghindari masa depan seperti itu akan mengharuskan negara-negara menghormati janji-janji mengenai keuangan dan mempercepat dukungan kepada negara-negara berkembang, kata Guterres. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Upaya Pengendalian Banjir M...

Aktivitas Pengosongan Hotel Sultan

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Aktivitas Pengosongan Hotel...
MILITER

Korut akan Persenjatai AL dengan Nuklir

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Korut akan Persenjatai AL d...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.