Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Taufik Hidayat Jadi Wamenpora di Kabinet Prabowo, Ini Profilnya

📅 Senin, 21 Okt 2024, 10:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Taufik Hidayat Jadi Wamenpora di Kabinet Prabowo, Ini Profilnya Doc: ANTARA/Fauzan
Ket. Mantan atlet nasional bulu tangkis Taufik Hidayat menyapa wartawan setibanya di kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2024).

JAKARTA - Nama Taufik Hidayat di dunia olahraga nasional bahkan internasional sudah tidak perlu diragukan lagi.

Dikenal sebagai peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 dan Juara Dunia 2005, legenda bulu tangkis tunggal putra Indonesia itu kini mengemban amanat sebagai Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI di Kabinet Merah Putih 2024-2029.

Hal ini sudah diprediksi sebelumnya, mengingat Taufik telah memenuhi panggilan Presiden Terpilih Prabowo Subianto di kediamannya yang berlokasi di Jalan Kertangara, Jakarta Selatan, Selasa (15/10).

"Saya diminta untuk membantu di kabinetnya beliau, dan sesuai dengan bidang saya," kata Taufik saat itu.

Perjalanan Taufik dari dunia olahraga, menjadi seorang Olympian, lalu terjun ke dunia politik dan pemerintahan bisa dibilang cukup menarik. Berikut adalah profil dan kiprah Taufik Hidayat.

Profil dan kiprah awal

Lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 10 Agustus 1981, Taufik sudah memiliki minat dan bakat untuk menjadi seorang pebulu tangkis sejak kecil.

Semasa kecilnya di Bandung, Taufik bergabung dengan klub bulu tangkis SGS PLN Bandung dan berada di bawah bimbingan Iie Sumirat.

Putra dari pasangan Aris Haris dan Enok Dartilah ini cepat berkembang, terbukti di usianya yang masih 16 tahun, Taufik keluar sebagai pemenang Kejuaraan Asia Junior 1997 di Manila untuk tunggal putra, serta membawa tim putra junior Indonesia membawa pulang medali perak atau runner up pada ajang yang sama.

Pada usia 17 tahun, Taufik kembali keluar sebagai juara Brunei Open 1998 dan mencapai babak semifinal Kejuaraan Asia 1998 serta Indonesia Open 1998.

Tak membutuhkan waktu lama bagi Taufik untuk kemudian mengoleksi lebih banyak gelar juara di berbagai turnamen bergengsi dunia. Pada tahun 1998, ia bersama tim bulu tangkis putra Indonesia keluar sebagai juara Asian Games Bangkok 1998.

Satu tahun setelah itu, ia meraih gelar Indonesia Open pertamanya.

Di tahun yang sama, Taufik juga mencapai final turnamen All England dan Singapore Open tapi kalah dari legenda bulu tangkis Inggris Peter Gade dan seniornya di tim nasional, Hariyanto Arbi.

Pada tahun 1999, ia juga membawa pulang medali emas untuk tunggal putra dan beregu putra pada SEA Games Bandar Seri Begawan, serta beregu putra Piala Asia Ho Chi Minh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.