Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Selamatkan Dua Nelayan Kepri Hanyut ke Perairan Malaysia

📅 Senin, 13 Apr 2026, 16:17 WIB | Oleh:
Tim SAR Selamatkan Dua Nelayan Kepri Hanyut ke Perairan Malaysia Doc: ANTARA/HO-Humas SAR Tanjungpinang
Ket. Tim SAR gabungan mengevakuasi dua orang nelayan Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) hanyut hingga ke perairan Malaysia, Minggu (12/4).

TANJUNGPINANG --  Tim pencarian dan pertolongan SAR (Search and Rescue) gabungan berhasil menyelamatkan dua orang nelayan Supianto dan Zulkifli asal Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang hanyut hingga ke perairan Malaysia.

Kepala Kantor SAR Kelas A Tanjungpinang Fazzli mengatakan kronologis kejadian berawal dari kapal yang ditumpangi kedua nelayan tersebut, mengalami kerusakan mesin saat melaut di perairan Tokong Hiu, Karimun, sejak Sabtu (11/4) malam.

"Kondisi cuaca buruk dan hujan deras menyebabkan kapal kehilangan kendali hingga terseret arus sejauh 20,73 mil laut ke wilayah Kukup, Malaysia," kata Fazzli dalam di Tanjungpinang, Minggu malam.

Dia menyampaikan informasi darurat itu diterima oleh kantor SAR dari Polair Polres Karimun, berdasarkan laporan Ketua Nelayan KUB Selayang Laut Wito, Minggu.

Menindaklanjuti laporan ini, kata dia, SAR Tanjungpinang melalui tim penyelamat Pos SAR Tanjung Balai Karimun segera melakukan koordinasi intensif melalui Precom dan Excom dengan Polair Karimun serta MRCC Johor, Malaysia.

Koordinasi lintas batas ini, sambungnya, sangat krusial guna mendapatkan izin penjemputan para korban yang berada di perairan Malaysia.

Lalu, pada pukul 17.00 WIB, tim penyelamat bertolak menggunakan speedboat Polair Karimun menuju lokasi kejadian.

Berkat diplomasi yang efektif antarnegara, tim berhasil merapat ke posisi korban di perairan Malaysia pada pukul 18.53 WIB dan segera melakukan proses evakuasi.

Seluruh rangkaian pemindahan korban dari perairan Malaysia menuju Indonesia berlangsung lancar dan dinyatakan selesai pada pukul 19.55 WIB.

"Rombongan tiba dengan selamat di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun pada pukul 20.15 WIB. Kedua korban langsung diserahterimakan kepada pihak keluarga dalam kondisi stabil," ungkap Fazzli.

Fazzli menambahkan setelah melakukan debriefing pada pukul 21.00 WIB, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing dengan apresiasi atas keberhasilan misi kemanusiaan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Akses permodalan UMKM melalui KUR

33 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

55 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.