Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keberlanjutan IKN Akselerasi Daya Saing Ekonomi RI

📅 Sabtu, 19 Okt 2024, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keberlanjutan IKN Akselerasi Daya Saing Ekonomi RI Doc: ANTARA/HO-Kanwil BPN Kalsel
Ket. Istana Negara dan Istana Garuda di IKN yang menjadi kebanggaan bangsa Indonesia kini resmi bersertipikat.

JAKARTA - Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyatakan keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim) yang merupakan salah satu program prioritas Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Prabowo-Gibran bisa mengakselerasi daya saing ekonomi Indonesia.

Bahtiar menyebut hal itu bisa terwujud mengingat pembangunan IKN bisa membuat adanya pusat perekonomian baru di wilayah tengah dan Timur, yang dapat mempercepat pemerataan pembangunan, serta mengurangi konsentrasi ekonomi yang terpusat di Jawa.

Disampaikannya, keberlanjutan pembangunan IKN turut membawa efisiensi biaya transportasi, sehingga wilayah tersebut dapat menjadi hub konektivitas untuk Indonesia tengah yang membuat perjalanan manusia atau barang tidak lagi harus transit di Jakarta.

"Pengurangan biaya transportasi melalui penyederhanaan rute akan meningkatkan daya saing ekonomi," ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan untuk mewujudkan akselerasi pembangunan ekonomi Indonesia dari keberlanjutan IKN, ada beberapa kondisi yang mesti dipenuhi, antara lain self-financing sebagai kota baru yang secara ekosistem bisnis telah terbangun dengan baik, lengkap dan mencukupi.

Kondisi tersebut akan menumbuhkan transaksi ekonomi yang berkelanjutan, dan menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung.

Selanjutnya ada kepastian kuantitas, kualitas dan keberlanjutan antara supply dan demand, penyedia berbagai kebutuhan untuk ekonomi, seperti energi, pangan, jasa, dan hiburan, maupun pemintaan pasar sehingga terjadi transaksi ekonomi yang akan mengakselerasi pertumbuhan perekonomian di IKN.

Dirinya juga mengatakan perlu penumbuhan pusat-pusat inovasi sebagai powerhouse perekonomian, dan mesti adanya aglomerasi ekonomi yang dapat menjadi magnet investasi selanjutnya.

Selain itu, disampaikannya, perlu adanya hubungan yang harmonis antara masyarakat lokal dan para pendatang untuk mewujudkan ekosistem perekonomian yang kolaboratif.

"Relasi mutualisme antara pendatang dan orang lokal atau asli sehingga terbentuk harmonisasi kehidupan yang berdampingan dan saling bekerjasama untuk Pembangunan ekonomi," ujar dia.

Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam Visi dan Delapan Misi Asta Cita, menerapkan salah satu program prioritas untuk melanjutkan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Presiden Terpilih Prabowo Subianto optimis fungsi Ibu Kota Nusantara (IKN), Kaltim, sebagai kawasan ibu kota negara berjalan optimal paling cepat tiga tahun mendatang.

Prabowo bertekad untuk melanjutkan seluruh tahap pembangunan IKN yang telah dirintis oleh Presiden Jokowi hingga seluruh fase selesai.

Sementara itu, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyinkronkan penganggaran untuk program pemberdayaan masyarakat dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara karena ada beberapa kawasan yang bersinggungan dengan IKN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
Disperindag: Harga Beras Ku...
Daerah
Keracunan 448 Bukan Angka K...
Luar Negeri
Iran Bakal Makin Terkucil, ...
Megapolitan
Integritas Tata Kelola Pemk...
Advertisement
Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.