Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peningkatan Suhu Panas akan Terjadi di 6 Negara Kawasan Tanduk Afrika

📅 Jumat, 18 Okt 2024, 08:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Peningkatan Suhu Panas akan Terjadi di 6 Negara Kawasan Tanduk Afrika Doc: ANTARA/Xinhua/Wang Guansen
Ket. Warga mengumpulkan rembesan air tanah di dasar sungai kering di Kakuma, wilayah Turkana di barat laut Kenya pada 19 Juni 2024.

NAIROBI - Kenaikan suhu akan meningkatkan level stres panas (heat stress) di beberapa negara di kawasan Tanduk Afrika, demikian disampaikan Pusat Aplikasi dan Prediksi Iklim (Climate Prediction and Applications Center/ICPAC) dari Otoritas Antarpemerintah untuk Pembangunan (Intergovernmental Authority on Development/IGAD), sebuah blok regional, pada Rabu (16/10).

ICPAC menyebutkan di dalam perkiraan terbarunya bahwa stres panas akan melanda setidaknya enam negara.

"Level stres panas yang perlu diwaspadai diperkirakan akan terjadi di sebagian besar wilayah Sudan, Sudan Selatan, dan beberapa wilayah Eritrea dan Ethiopia, Somalia bagian tengah hingga selatan, serta Kenya bagian barat laut dan timur," papar ICPAC.

Suhu diperkirakan akan naik hingga 38 derajat Celsius di beberapa negara yang terdampak, dengan suhu yang lebih hangat dari biasanya diperkirakan akan melanda sebagian besar kawasan Tanduk Afrika Raya (Greater Horn of Africa) dalam beberapa pekan mendatang, ungkap ICPAC

Kawasan Tanduk Afrika makin sering mengalami anomali iklim, mulai dari suhu yang lebih tinggi dan lebih rendah dari suhu normal hingga kemarau dan hujan lebat akibat efek perubahan iklim.

Organisasi Pangan dan Pertanian (Food and Agriculture Organization/FAO) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan IGAD mengatakan bahwa fenomena cuaca buruk berdampak pada ketahanan pangan, dengan sekitar 67 juta orang berisiko mengalami kelaparan di kawasan Tanduk Afrika.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan bahwa diperlukan dana hingga 49 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp15.536) untuk membantu 187 juta orang yang membutuhkan bantuan kemanusiaan di seluruh dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Di BNI WondrX 2026, BNI Sek...
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

6 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.