Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Bangun Sekolah Tinggi Negeri Konghucu Pertama di Indonesia

📅 Jumat, 18 Okt 2024, 19:22 WIB | Oleh:
Pemerintah Bangun Sekolah Tinggi Negeri Konghucu Pertama di Indonesia Doc: muhammad marup
Ket. Wakil Meneteri Agama (Wamenag), Saiful Rahmat Dasuki (tengah), dalam acara Groundbreaking STAIKIN, di Pangkalpinang, Jumat (18/10).

JAKARTA - Pemerintah membangun sekolah tinggi negeri Khonghucu pertama di Indonesia. Pembangunan Sekolah Tinggi Agama Konghucu Indonesia Negeri (STAIKIN) itu berlokasi di Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung.

Wakil Meneteri Agama (Wamenag), Saiful Rahmat Dasuki, berharap ke depannya jumlah sekolah tinggi negeri Konghucu bisa bertambah. Menurutnya, pembangunan STAIKIN merupakan bukti pemerintah hadir untuk semua agama.

"Ini adalah Sekolah Tinggi Negeri Konghucu Pertama di Indonesia, setau saya sudah ada di Purwokerto tapi itu Swasta," ujar Saiful, dalam acara Groundbreaking STAIKIN, di Pangkalpinang, Jumat (18/10).

Dia menyebut, pemilihan Provinsi Bangka Belitung sebagai lokasi STAIKIN pertama ini mempertimbangkan demografi umat Konghucu di Babel merupakan terbesar di Indonesia. Dia berharap, STAIKIN mampu menjadi sekolah yang refresentatif bagi umat Khonghucu.

"Dengan adanya STAIKIN di Provinsi Babel mampu meningkatkan serta menguatkan prakter Moderasi Beragama di Babel bahkan di Indonesia," jelasnya.

Dia menerangkan, pembangunan STAIKIN ini dibangun pada lahan seluas 29 ribu meter persegi, di Kawasan Tanjung Bunga, Pangkalpinang dengan skema proyek Multiyears. Periode pembangunannya sendiri diproyeksi rampung selama 9 bulan mulai Oktober 2024 hingga Juli 2025.

"Pembangunan ini bagian dari tanggung jawab kami terutama Kementerian Agama. Saya yakin sekolah negeri pertama khonghucu ini akan menjadi legacy," katanya.

Kepala Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu, Kemenag, Susari, mengatakan STAKIN akan membuka 3 program studi. Selain Pendidikan Agama untuk Penyuluh Agama Khonghucu dan Pendidikan Agama untuk Guru Agama Khonghucu, ada juga Pendidikan Komunikasi Publik.

"ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan SDM Agama Konghucu terutama Guru dan Penyuluh, agar sesuai dengan standar kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.