Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinsos Lebak Apresiasi Sistem Sekolah Berasrama: Bentuk Disiplin dan Kemandirian Siswa

📅 Jumat, 31 Okt 2025, 13:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinsos Lebak Apresiasi Sistem Sekolah Berasrama: Bentuk Disiplin dan Kemandirian Siswa Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Lela Gifty Cleria saat monitoring Sekolah Rakyat.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, optimistis Sekolah Rakyat dapat membentuk kemandirian siswa, sehingga kedepannya bisa memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas.

"Kami mengapresiasi sistem sekolah berasrama bagi siswa sekolah rakyat. Mereka bangun sejak subuh dan shalat berjamaah, kemudian terus belajar hingga malam," kata Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lebak Lela Gifty Cleria saat monitoring Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 36 di Gedung UPTD Latihan Kerja dan Sanggar Kegiatan Belajar Kabupaten Lebak, Jumat.

Selama ini, kata dia, Sekolah Rakyat di Kabupaten Lebak relatif aman dan semua siswa dari keluarga Desil 1 dan 2 tidak ada yang mengundurkan diri.

Sebanyak 200 anak mengikuti pembelajaran di Sekolah Rakyat Lebak yang terdiri dari Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 34 sebanyak 100 anak dan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 36 untuk SMP sebanuak 75 anak serta untuk SD sebanyak 25 anak.

Proses kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut, menurut dia, berjalan baik yang dibimbing langsung oleh guru dan wali asuh. Selain itu peserta didik mendapatkan makanan yang bergizi tiga kali dalam sehari.

"Kami meyakini konsep pendidikan Sekolah Rakyat sangat baik dan bisa mengangkat derajat orang tua," katanya.

Kepala SRT 36 Tuti Sugiarti mengatakan anak- anak di sekolah itu belajar dari subuh sampai malam dan tidur pukul 21.00 WIB yang dibimbing 12 guru dan 10 wali asuh.

Selain itu, menurut dia, anak-anak belajar di sekolah tersebut merasa aman, nyaman, dan kondusif, dengan dilengkapi sarana dan prasarana yang memadai.

Saat ini, kata dia, pihaknya masih menerapkan kurikulum masa persiapan hingga Desember 2025 dan awal 2026 diterapkan kurikulum nasional.

"Kami selalu memberikan motivasi kepada anak-anak agar lebih semangat belajar untuk masa depan mereka dan bisa mengangkat derajat orang tua," kata Tuti.

Sementara itu Muhammad Dahlan, siswa SRT 36 jenjang SMP Kabupaten Lebak, mengaku hingga kini sangat bahagia bisa diterima di sekolah itu secara gratis. Bahkan pembelajaran pun, kata dia, begitu menyenangkan dari guru dan wali asuh asrama.

"Kami berharap setelah lulus nanti bisa melanjutkan di Sekolah Rakyat jenjang SMA dan lulus bisa terlaksana cita-cita menjadi TNI," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.