Industri Streaming Indonesia 2025 Melaju Pesat, Konten Lokal dan Gen Z Jadi Penggerak Utama
📅 Jumat, 19 Des 2025, 15:58 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Vidio
JAKARTA — Tahun 2025 menandai fase penting bagi industri streaming di Indonesia. Perubahan perilaku menonton, pertumbuhan adopsi digital, serta semakin kuatnya daya tarik konten lokal menjadikan streaming sebagai medium utama konsumsi hiburan masyarakat Indonesia.
Berdasarkan rangkuman data internal Vidio sepanjang 2025, terjadi akselerasi signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Sebagai platform OTT terbesar di Indonesia, tren pertumbuhan ini juga mencerminkan dinamika konsumsi streaming nasional. Total durasi tontonan meningkat lebih dari 34% dibandingkan 2024,
“Durasi per-watcher tumbuh 22%, yang menunjukkan semakin tingginya keterikatan audiens terhadap layanan OTT. Basis pelanggan berbayar di industri ini juga terus berkembang, menembus jutaan pelanggan aktif secara nasional,” papar, Chief Marketing Officer Vidio, Teguh Wicaksono melalui siaran pers pada hari Jumat (19/12).
Penetrasi Penonton Kian Meluas, Engagement Menguat di Semua Segmen
1. Lonjakan Tajam Penonton Perempuan, Disusul Pertumbuhan Solid dari Penonton Laki-Laki
Sebaiknya Anda baca juga:
Pertumbuhan streaming tercermin dari semakin meratanya partisipasi lintas demografi. Penonton perempuan mencatat pertumbuhan signifikan, dengan kenaikan watchers +31% YoY serta peningkatan durasi tontonan yang jauh lebih tinggi, yaitu +89% YoY.
Disusul peningkatan stabil dari penonton laki-laki, dengan watchers naik +6% dan durasi tontonan bertambah +24% YoY. Hal ini menunjukkan bahwa streaming kini menjadi medium hiburan yang inklusif dan relevan bagi berbagai kelompok gender.
2. Kota Besar Tetap Menjadi Motor, Daerah dan Regional Ikut Tumbuh
Sebaiknya Anda baca juga:
Secara geografis, kota-kota utama seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya masih menjadi kontributor utama pertumbuhan durasi menonton dengan kenaikan di atas 30% secara tahunan. Namun, yang tak kalah penting adalah menguatnya konsumsi di berbagai daerah lain, mulai dari Bali, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sumatra Barat, hingga Maluku Utara, yang menandakan semakin luasnya akses dan adopsi streaming secara nasional.
3. Gen Z Mengambil Alih: Generasi Paling Berpengaruh dalam Streaming Indonesia
Generasi muda, khususnya Gen Z, muncul sebagai penggerak utama pertumbuhan streaming. Kelompok ini tidak hanya aktif mengonsumsi konten, tetapi juga membentuk tren, percakapan, dan preferensi genre. Penonton <17 tahun mencatat +78% watchers dan +145% durasi tontonan, sementara kelompok 18–24 tahun tumbuh +65% watchers dengan lonjakan durasi hingga hampir 3x lipat (+190% YoY).
4. Fleksibilitas Perangkat Jadi Kunci Pengalaman Menonton
Pertumbuhan streaming sepanjang 2025 terjadi secara merata di berbagai perangkat. Penggunaan aplikasi mobile masih menjadi tulang punggung, dengan peningkatan signifikan di iOS yang melonjak +75% YoY, dan Android yang naik +31% YoY.
Di sisi lain, konsumsi melalui Smart TV mencatat kenaikan +34% mencerminkan pergeseran ke pengalaman menonton yang lebih personal sekaligus lebih imersif di layar besar. Kombinasi ini menegaskan bahwa penonton kini menginginkan kebebasan memilih cara, waktu, dan perangkat dalam menikmati konten.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!