Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TNI Pastikan KRI Diponegoro Tetap Patroli di Beirut Bersama MTF UNIFIL

📅 Kamis, 17 Okt 2024, 00:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
TNI Pastikan KRI Diponegoro Tetap Patroli di Beirut Bersama MTF UNIFIL Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Seorang anggota pasukan perdamaian PBB terluka akibat baku tembak yang berlangsung semalaman di kota Naqoura, Lebanon selatan, menurut pernyataan markas misi, Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL), pada Sabtu (12/10/2024).

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Hariyanto memastikan kapal perang Republik Indonesia KRI Diponegoro-365 tetap berpatroli di sekitar Beirut, Lebanon, bersama Maritime Task Force (MTF) UNIFIL, meskipun militer Israel terus menggempur Lebanon termasuk wilayah Beirut.

Pemerintah Indonesia mengirim 1.000 lebih prajurit TNI untuk bertugas bersama Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) yang tersebar ke dalam satuan-satuan seperti Maritime Task Force, Batalyon Mekanis TNI (INDOBATT), Satgas Pendukung Markas/Force Headquarter Support Unit (FHQSU), Satgas Indo Force Protection Company (FPC), Satgas Koordinasi Sipil-Militer/Civilian Military Coordination (CIMIC) TNI, Satgas Military Community Outreach Unit (MCOU), dan Satgas Level 2 Hospital.

"KRI Diponegoro-365 masih di Lebanon sedangon task(patroli laut," kata Kapuspen saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Situasi di Lebanon memanas setelah militer Israel (IDF) sejak minggu lalu terus menggempur wilayah selatan Lebanon dan pusat kota di Beirut melalui serangan-serangan udara dan invasi darat. Militer Israel berdalih serangan mereka ke Lebanon ditujukan ke kelompok Hizbullah.

Namun, militer Israel pada beberapa kesempatan kerap melanggar garis batas wilayah di Blue Line dan menyerang markas UNIFIL di beberapa tempat.

UNIFIL yang bertugas di Lebanon sebagaimana dimandatkan oleh Dewan Keamanan (DK) PBB pun berulang kali mengecam aksi militer Israel itu dan mengingatkan mereka serangan yang disengaja ke pasukan perdamaian merupakan pelanggaran terhadap Resolusi DK PBB Nomor 1701.

UNIFIL dalam siaran resmi terakhirnya pada minggu lalu (13/10) menyebut tank Merkava IDF pada Ahad merusak gerbang utama UNIFIL dan memaksa masuk ke posisi jaga pasukan perdamaian di Ramyah, Blue Line.

Kemudian, tank Merkava IDF pada 10 Oktober juga menembak ke arah menara pengamatan di area markas UNIFIL di Naqoura. Tembakan itu mengakibatkan dua prajurit yang berjaga luka-luka. Keduanya, yang merupakan prajurit TNI, langsung dirawat dan saat ini telah kembali ke pulih.

Di tengah eskalasi serangan Israel ke Lebanon, TNI memastikan pasukannya tetap bertugas bersama UNIFIL. Kapuspen TNI juga menyatakan seluruh prajurit saat ini dalam keadaan aman dan bertugas seperti biasa.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, selepas insiden serangan Israel yang melukai prajurit TNI, mengutuk keras serangan militer Israel yang menargetkan pasukan perdamaian PBB sekaligus prajurit TNI itu. Retno menyatakan Indonesia tidak akan pernah gentar membantu PBB menjaga perdamaian di Lebanon.

"Serangan merupakan upaya teror Israel kepada pasukan penjaga perdamaian dan masyarakat internasional. Indonesia menegaskan bahwa mereka yang teguh pada prinsip perdamaian tidak akan pernah gentar," kata Menlu RI pada sela-sela kegiatannya di Vientiane, Laos, Jumat pekanlalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Nasional
Warga memanfaatkan air send...
Megapolitan
Hilang Kendali, Sebuah Taks...

Tradisi Sembahyang Rebutan di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Rona
Tradisi Sembahyang Rebutan ...

Inflasi bulan Agustus 2026

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Inflasi bulan Agustus 2026
Megapolitan
Pemkab Bogor Masih Diubek-u...
Advertisement
Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.