Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren, RSUD Purwakarta Buka Layanan Baru Operasi Katarak Tanpa Sayatan

📅 Senin, 14 Okt 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, RSUD Purwakarta Buka Layanan Baru Operasi Katarak Tanpa Sayatan Doc: ANTARA/HO-RSUD Bayu Asih
Ket. Operasi katarak.

Purwakarta - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayu Asih Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, membuka layanan baru khusus penyakit mata berupa operasi katarak dengan metode tindakan tanpa sayatan.

"Layanan operasi katarak yang baru diluncurkanpada Sabtu (10/12) ini menggunakan teknologi phacoemulsifikasi," kata Direktur Utama RSUD Bayu Asihdr Tri Muhammad Hani, di Purwakarta, Minggu.

Ia menyampaikan bahwa layanan operasi katarak di RSUD Bayu Asih sebenarnya sudah ada sejak lama, tetapi dulu masih memakai metode konvensional atau dengan tindakan sayat. Kali ini tindakan yang dilakukan melalui teknologi phacoemulsifikasi.

"Phacoemulsifikasi ini merupakan teknik operasi katarak modern dengan cara melunakkan dan mengeluarkan lensa katarak untuk kemudian diganti dengan lensa buatan," katanya.

Menurut dia, dengan metode modern ini tindakan operasi terhadap pasien katarak tidak perlu waktu lama. Kurang dari satu jam bisa selesai penanganannya. Selain itu, proses pemulihannya pun hanya dua pekan.

"Pasien cukup berbaring. Kurang lebih setengah jam lensa kataraknya bisa terangkat. Proses pemulihan kurang lebih dua pekan. Pasien cukup kontrol saja sepekan sekali yang dilayani oleh dokter mata yang saat ini terdapat dua dokter spesialis mata," katanya.

Ia berharap dengan adanya layanan baru ini pelayanan kesehatan di RSUD Bayu Asih bisa lebih maksimal.

Hani mengatakan, operasi katarak di RSUD Bayu Asih tidak hanya berlaku bagi pasien umum, tetapi juga melayani para pasien BPJSKesehatan.

"Untuk pasien BPJSKesehatan, operasi katarak ini tidak dipungut biaya, karena dijamin oleh BPJS Kesehatan. Kalau melalui jalur pasien umum, biayanya rata-rata sekitar Rp4-5 juta," kata dia.

Dikutip dariwebsiteresmi Kemenkes, katarak adalah proses degeneratif berupa kekeruhan di lensa bola mata sehingga menyebabkan menurunnya kemampuan penglihatan sampai kebutaan. Kekeruhan ini disebabkan oleh terjadinya reaksi biokimia yang menyebabkan koagulasi protein lensa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
Luar Negeri
Afrika Selatan Potong Pajak...

Bekasi Segera Memiliki Bupati Definitif

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Bekasi Segera Memiliki Bupa...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.