Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketum PGRI Imbau Pengurus untuk Tetap Solid

📅 Minggu, 13 Okt 2024, 19:25 WIB | Oleh:
Ketum PGRI Imbau Pengurus untuk Tetap Solid Doc: muhammad marup
Ket. Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Unifah Rosyidi.

JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Unifah Rosyidi, mengimbau pengurus PGRI tetap solid. Hal ini penting mengingat ada kelompok yang mengancam keutuhan organisasi.

Dia menegaskan kepengurusan PGRI yang dia pimpin merupakan kepengurusan yang sah. Kepengurusan tersebut merupakan hasil Kongres XXIII sebagai forum organisasi tertinggi sesuai AD/ART PGRI.

"Kepengurusan ini telah terdaftar resmi di Kemenkumham berdasarkan Keputusan Menhumkam RI Nomor AHU 0000332.AH.01.08 Tahun 2024 tertanggal 8 Maret 2024," ujar Unifah, dalam keterangannya kepada awak media, di Jakarta, Minggu (13/10).

Dia menerangkan, adanya putusan Banding Nomor 397/B/2024/PT.TUN.JKT, menyatakan bahwa gugatan PTUN ini tidak terkait tentang sah atau tidaknya kepengurusan PGRI di bawah kepemimpinannya. Menurutnya, klaim yang dibuat kelompok tertentu yang membuat narasi di media online adalah tidak benar dan menyesatkan.

"Karena kelompok tersebut adalah kepengurusan ilegal yang menggunakan cara-cara tidak sesuai AD ART dan tidak mendapat legitimasi dari pengurus Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia," jelasnya.

Unifah menyebut, objek sengketa yang dibatalkan sesuai hasil banding PTUN merupakan SK AHU. Secara hukum tidak berlaku lagi dengan diterbitkannya Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor AHU 0000332.AH.01.08 Tahun 2024 tertanggal 8 Maret 2024.

Dia menyebut ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan ingin merusak muruah nama besar PGRI. Dia kepada pengurus di semua tingkatan untuk mengkonsolidasikan organisasi dan merapatkan barisan. "Langkah ini penting untuk menyelamatkan organisasi," katanya.

Dia juga meminta pengurus dan anggota untuk tetap tenang. Jangan sampai terpancing oleh provokasi pihak pembegal organisasi.

"Jangan juga menyebarkan berita dan konten media sosial yang narasinya manipulatif dibuat kelompok tersebut yang bertujuan memecah belah keutuhan PGRI," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.