Pastikan Konektivitas dan Aksesibilitas IKN Optimal
📅 Sabtu, 12 Okt 2024, 06:00 WIB | Oleh: Mohammad Zaki AlatasHal tersebut diharapkan mampu mengurangi emisi gas rumah kaca dan pemakaian energi, juga sejalan dengan konsep dan prinsip IKN sebagai kawasan kota cerdas, hijau, serta berkelanjutan.
Kalau boleh tahu, berapa harga trem tersebut?
Trem otonom kira-kira harganya 70-an miliar rupiah satu unit rangkaian.
Kalau kita mau membangun MRT itu per kilometernya 2,3 triliun rupiah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kalau kita mau membangun LRT, itu kurang lebih 700 miliar rupiah per kilometer.
Bedanya di situ.
Problemnya sekarang ini memang hampir di semua kota jalannya kurang lebar, sehingga tidak semua kota bisa memakai ART.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bagaimana dengan waktu tempuhnya?
Trem tersebut akan beroperasi dengan kecepatan jelajah 40 km/ jam di Jalan Sumbu Kebangsaan Barat dan Jalan Sumbu Kebangsaan Timur.
Waktu tempuh untuk satu putaran adalah 5 menit, dengan waktu tunggu di tiap halte 30 detik.
Terdapat empat halte yang akan menjadi pemberhentian trem otonom, yakni Halte Kemenko 1, Kemenko 2, Kemenko 3, serta Kemenko 4.
Bagaimana dengan proses uji coba trem ini?
Trem otonom akan melalui Fase Pengujian atau Fase Operasi Trem Otonom (POC) selama 60 hari sejak 10 Agustus hingga 9 Oktober 2024.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!