Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemacetan Panjang di Ketapang Diduga Ulah Oknum Sopir Truk dan Maraknya ODOL

📅 Kamis, 01 Okt 2026, 19:55 WIB | Oleh:
Kemacetan Panjang di Ketapang Diduga Ulah Oknum Sopir Truk dan Maraknya ODOL Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA - Kemacetan panjang di jalur menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir turut menyedot perhatian publik.

Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Siswanto Rusdi, mengurai faktor penyebab terjadinya kemacetan horor di Ketapang. Menurut dia, kemacetan itu dampak dari penerapan yang tidak tegas terhadap muatan Over Dimension Over Loading (ODOL) pada truk yang akan memasuki pelabuhan.

“Kepadatan di Ketapang bukan karena pelabuhan tidak siap melayani. Akan tetapi dikarenakan kendaraan truk ODOL melebihi kapasitas dermaga yang tersedia. Secara jumlah dermaga sudah sangat banyak dan harusnya apabila truk sesuai dengan ketentuan yang datang ke pelabuhan, tidak akan ada kemacetan sedikitpun,” kata Siswanto kepada wartawan di Jakarta. 

Lanjut dia, justru saat ini malah kebalikannya. Pelabuhan yang diminta menyesuaikan melayani truk ODOL. 

“Truk ODOL tidak dilarang melintas di jalan dan bahkan dibiarkan masuk ke pelabuhan hingga terpaksa harus dimuat ke kapal. Ini kan sangat aneh,” tegasnya.

Bahkan Siswanto turut mendengar dari berbagai sumber soal yang terjadi di Ketapang. Ia menyebut adanya dugaan oknum sopir truk yang melakukan pemblokiran di penyeberangan Ketapang-Gilimanuk.

“Kalau info itu benar, ini kan sangat ironi. Ini tentu sangat membahayakan  pelayaran dan keselamatan penumpang yang tidak dapat sandar di pelabuhan, mengganggu kelancaran distribusi barang dan menghambat perekonomian,” jelas Siswanto.

Pengamat maritim yang dikenal kritis ini lantas menyebut dampak terbesarnya adalah memicu benturan di lapangan. Pasalnya, penumpang tidak diperbolehkan naik ke atas kapal oleh para oknum yang melakukan pemblokiran di Pelabuhan Ketapang.

“Pihak keamanan pelabuhan, kepolisian dan TNI harus bertindak tegas. Tapi ini kok seakan-akan tidak berdaya menghadapi oknum sopir yang memblokir di dalam pelabuhan. Negara jangan sampai kalah dengan segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab. Mereka harus ditindak tegas atas kejadian yang membahayakan dan merugikan masyarakat,” pungkasnya.

Sorotan tajam soal kemacetan di Ketapang salah satunya datang dari Anggota Komisi V DPR Edi Purwanto, Selasa, 29 September 2026. Ia  meminta Kementerian Perhubungan bersama ASDP dan pemerintah daerah duduk bersama mengevaluasi pola penanganan yang selama ini dilakukan. 

“Evaluasi perlu melihat kapasitas pelabuhan, pengaturan kendaraan sebelum masuk pelabuhan, proses boarding, bongkar muat, kesiapan kapal hingga pengaturan arus kendaraan di jalan menuju Ketapang,” kata Edi. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Institut Kemandirian Dompet Dhuafa Raih Disway Award 2026

45 menit yang lalu | Paundra Zakirulloh

Rona
Institut Kemandirian Dompet...
Olahraga
Tren Olahraga Berbasis Komu...
Advertisement
Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Stabil di Peringkat ke-13 Walau Tambah Emas dari Panahan

Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Stabil di Peringkat ke-13 Walau Tambah Emas dari Panahan

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.