Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kota Tangerang Dirikan Griya Harmoni Warga

📅 Jumat, 11 Okt 2024, 03:48 WIB | Oleh:
Kota Tangerang Dirikan Griya Harmoni Warga Doc: Pemerintah Kota Tangerang
Ket. Penjabat Wali Kota Tangerang, Nurdin

JAKARTA - Bangunan yang berisi aspek pendidikan, olahraga, komunitas, kesenian, kebudayaan, dan kesehatan mulai direalisasikan oleh Pemerintah Kota Tangerang. Nanti bangunan itu dinamai Griya Harmoni Warga (GHW).

"Pemkot mulai merealisasikan pembangunan GHW," tandas Penjabat Wali Kota Tangerang, Nurdin, Kamis (10/10). Dia menargetkan, pada tahun ini akan terbangun 15 GHW. Salah satunya akan dibangun di RW 11, Kelurahan Periuk. Ini telah mulai dibangun.

"Nanti terintegrasi dengan posyandu utama sebagai implementasi program Integrasi Layanan Primer atau ILP Kesehatan," tambah Nurdin. Menurutnya, pembangunan GHW merupakan salah satu langkah tindak lanjut darikickoffprogram ILP Kota Tangerang telah dilaksanakan 8 Mei 2024.

Pusat layanan difokuskan di Puskesmas pembantu. Secara kelembagaan dan operasional sudah tidak ada. Kemudian, digeser ke Posyandu. Ini lalu diperbaiki dan direvitalisasi menjadi Posyandu utama di setiap kelurahan.

Nurdin juga menambahkan, pembangunan GHW di tengah permukiman padat penduduk tersebut merupakan upaya menghadirkan ruang-ruang publik yang dapat membawa manfaat bagi masyarakat. "Pembangunan GHW menjadi salah satu upaya konkret pemkot untuk redistribusi sarana dan prasarana publik yang terintegrasi," ujarnya.

Untuk diketahui, GHW RW 11 Kelurahan Periuk memiliki luas 6x10 meter. Ini dibangun di atas lahan 250 meter. Ada dua ruang multifungsi yang dilengkapi toilet, pantry, serta selasar outdoor.

Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Diperkimtan) Kota Tangerang, Decky Prambodo, menambahkan, GHW juga akan dilengkapi berbagai fasilitas lain yang bisa dimanfaatkan warga secara gratis. Nanti ada balai warga, Posyandu, lapangan olahraga, jogging track, dan playground. GHW dibangun persis di tengah pusat pemukiman warga.

Bangunan ini sangat banyak manfaatnya. Bisa untuk pendistribusian aset dan ruang terbuka publik. Ruang terbuka sangat dibutuhkan masyarakat urban seperti di Kota Tangerang.

Penghargaan

Sementara itu, Pemkot Tangerang juga terus membangun diri agar ramah anak. Bahkan, Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Terbang Tinggi, Kota Tangerang, diberi predikat "Puspaga Ramah Anak."

Penghargaan diberikan setelah proses standardisasi dan sertifikasi oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). Ketua Puspaga Terbang Tinggi, Sri Damayanti, mengatakan untuk memperoleh predikat ramah anak, ada beberapa indikator penilaian.

Indikator tersebut antara lain kelembagaan, sumber daya, pemantauan, evaluasi, pelaporan, fasilitas, dan ragam program inovatif anak. Dengan sertifikasi ini menunjukkan bahwa upaya Puspaga yang senantiasa memfasilitasi ruang-ruang ekspresi bagi anak, dinilai berhasil.

"Puspaga melibatkan anak dalam berbagai kegiatan pembangunan kota. Puspaga terus berkomitmen mengajak masyarakat untuk mencintai anak sepenuh hati," tegas Sri Damayanti.

Puspaga akan terus meningkatkan kolaborasi dengan seluruh stakeholder untuk memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan kegiatan ramah anak. Standar pelaksanaan layanan Puspaga merupakan acuan Pemerintah Kota Tangerang dan Provinsi Banten dalam memperkuat layanan kebutuhan anak. Sri berharap, layanan yang akuntabel dapat terus diwujudkan. wid/Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.