Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Filipina Gelar Latihan Maritim dengan Sekutu

📅 Selasa, 08 Okt 2024, 02:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Filipina Gelar Latihan Maritim dengan Sekutu Doc: AFP/Ezra Acayan
Ket. Kunjungi Manila| Presiden Korsel, Yoon Suk-yeol (kiri) saat bertemu dengan Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr, di Istana Malacanang, Manila, Senin (7/10). Dalam kunjungan ini, Korsel dan Filipina sepakat untuk memperdalam kerja sama maritim.

SUBIC - Angkatan bersenjata Filipina, Amerika Serikat (AS) dan empat negara lain, memulai menggelar latihan angkatan laut gabungan di lepas pantai Pulau Luzon utara Filipina yang menghadap Taiwan dalam unjuk kekuatan angkatan laut di tengah meningkatnya ketegangan dengan Tiongkok.

Latihan angkatan laut yang diberi nama "Sama Sama" ini melibatkan hampir seribu pelaut dan personel dari Australia, Kanada, Prancis, Jepang, AS, dan Filipina. Latihan ini merupakan latihan intensitas tinggi yang berfokus pada peperangan antikapal selam, antipermukaan, dan antiudara.

Laksamana muda Angkatan Laut AS, Todd Cimicata, mengatakan kepada wartawan di Pelabuhan Subic, Manila, bahwa membangun kemitraan dengan sekutu utama akan menciptakan efek jera, meskipun ia menambahkan bahwa latihan tersebut tidak ditujukan ke negara mana pun.

"Tujuan dari latihan ini bukan untuk membuat keributan. Latihan ini dirancang untuk interoperabilitas," kata Cimicata pada Senin (7/10) seraya mengatakan bahwa latihan maritim ini telah direncanakan beberapa bulan sebelumnya.

Latihan ini dilakukan lebih dari sepekan setelah militer Tiongkok mengatakan bahwa angkatan udara dan lautnya telah melakukan manuver di wilayah sengketa Laut Tiongkok Selatan (LTS), yang meningkatkan ketegangan di jalur perairan yang masih menjadi titik panas di wilayah tersebut.

Kesepakatan Bilateral

Sementara itu Senin dilaporkan bahwa Filipina dan Korea Selatan (Korsel) sepakat untuk memperdalam kerja sama maritim dan menyepakati hubungan yang lebih erat antara penjaga pantai kedua negara dalam menghadapi penegasan klaim Tiongkok atas LTS.

Kesepakatan itu terjadi saat Presiden Korsel, Yoon Suk-yeol, bertemu dengan Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr di Manila.

Presiden Yoon mengatakan kedua negara akan memperkuat penanganan kejahatan transnasional, berbagi informasi, dan pelaksanaan misi pencarian dan penyelamatan. AFP/ST/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
AS Konfirmasi Dua Orang Men...

Gonzalo Garcia Resmi Dikontrak Fulham dari Real Madrid

27 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Olahraga
Gonzalo Garcia Resmi Dikont...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.