Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cagub DKI Pramono Berjanji Akan Jadi Pemimpin Semua Agama Sebagai Wujud Toleransi

📅 Selasa, 08 Okt 2024, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cagub DKI Pramono Berjanji Akan Jadi Pemimpin Semua Agama Sebagai Wujud Toleransi Doc: ANTARA/HO-Tim Dokumentasi Pramono Anung dan Rano K
Ket. Calon gubernur (cagub) DKI Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung berkunjung ke Meruya Selatan, Jakarta Barat, Senin (7/10/2024).

Jakarta - Calon gubernur (cagub) DKI Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung menegaskan dirinya akan menjadi pemimpin bagi semua agama sebagai bentuk menekankan pentingnya toleransi beragama.

"Harus adil. Jadi kalau saya jadi gubernur, akan jadi pemimpin buat semua agama," kata Pramono usai berdialog dengan warga Meruya Selatan, Jakarta Barat, Senin.

Pramono menyebuttoleransi beragama harus menjadi bagian dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, Pramono menegaskantidak mau membawa-bawa agama dalam kampanye.

Bagi Pramono, Jakarta harus terhindar dari segala bentuk sikap ataupun aksi-aksi tidak menghargai perbedaan, baik dari segi agama, etnis, atau lainnya (intoleran).

"Toleransi beragama itu menjadi bagian yang ada dalam masyarakat, bahkan tertuang di dalam preambul Undang-Undang Dasar," ujar Pramono.

Dalam kesempatan itu, Pramono juga mendengarkan keluhan seorang warga terkait pembubaran ibadah mahasiswa Katolik di Pamulang.

Menanggapi keluhan tersebut, Pramono mengatakan, di Indonesia semua agama sama.

"Toleransi telah ada sejak Indonesia merdeka dan sudah diatur dalam undang-undang," tegas Pramono.

Calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno menyampaikan visi-misi dan program kerja yang bertajuk "Jakarta Menyala" meliputi gelaran Benyamin S Awards hingga integrasi JAKI dalam debat perdana Pilkada DKI yang berlangsung Minggu (6/10) malam.

Pramono menjanjikan adanya bursa kerja setiap tiga bulan sekali di kecamatan, pelatihan bersertifikat, lowongan kerja terintegrasi di JAKI, bekerja dimanapun (work from anywhere/WFA) untuk ASN, BUMD dan swasta. Selain itu penyediaan layanan penitipan anak (day care) di wilayah kerja dan pusat perkantoran.

Pramono juga menyoroti isu pendidikan di Jakarta yang menyoroti data anak putus sekolah dan ketimpangan penghasilan guru honorer.

Lalu menjanjikan sejumlah solusi, yakni wajib belajar 12 tahun tuntas, Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) sampai lulus kuliah. Selanjutnya pelatihan guru penyandang disabilitas serta beasiswa S2 S3 untuk guru dan dosen.

Di bidang kesehatan, Pramono menjanjikan adanya saluran langsung (hotline center) 24 jam layanan psikolog, persingkat waktu antrean BPJS, penambahan fasilitas kesehatan dan menyediakan RS Apung, kapal ambulan, dan helikopter ambulan di Kepulauan Seribu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.