Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“Quasi War' Perang Semu Antara Prancis dan AS

📅 Jumat, 04 Okt 2024, 06:10 WIB | Oleh:

Duta besarnya, Charles-Edmond Genêt yang lebih dikenal sebagai Citizen Genêt, melintasi negara itu dan berbicara di perkumpulan Demokrat-Republik. Ia berharap untuk menyalakan kembali semangat anti-Inggris di antara penduduk Amerika. Genêt bahkan bertindak lebih jauh dengan merekrut privateer Amerika untuk menyerang kapal-kapal Inggris.

Meskipun beberapa orang Amerika mendukung Prancis, Partai Federalis yang nasionalis merasa ngeri dengan radikalisme yang kacau dari kaum revolusioner Prancis. Meskipun beberapa orang Amerika mendukung Prancis, banyak yang lainnya tidak.

Partai Federalis yang nasionalis merasa ngeri dengan radikalisme yang kacau dari kaum revolusioner Prancis. Mereka khawatir bahwa pertumpahan darah serupa dapat terjadi di pantai Amerika. Presiden George Washington setuju dengan kaum Federalis pada poin ini dan percaya bahwa AS tidak dapat menahan perang lain dengan Inggris.

Karena alasan-alasan ini, Washington berusaha menjauhkan kebijakan AS dari Prancis. Ia mengutuk tindakan Citizen Genêt sebagai tindakan yang menghasut dan menolak untuk bertemu dengannya. Akhirnya pada tanggal 22 April 1793, ia mengeluarkan Proklamasi Netralitas, yang di dalamnya ia berjanji untuk menjauhkan AS dari Perang Revolusi Prancis.

Kirim Utusan

Sekitar waktu yang sama, Kongres AS memutuskan untuk menangguhkan pembayaran kembali pinjaman Prancis yang telah dipinjam selama Revolusi Amerika. Pinjaman tersebut, menurut Kongres, telah dipinjam dari monarki Prancis yang sudah tidak ada lagi dan tidak perlu dibayarkan kepada republik yang telah menggantikannya.

Tentu saja, hal ini dianggap sebagai penghinaan oleh Republik Prancis, tetapi ketegangan hanya akan memburuk pada tahun berikutnya. Selain anti-Prancis, kaum Federalis Amerika pada umumnya pro-Inggris. Mereka percaya bahwa Inggris adalah sekutu alami AS dan mengupayakan hubungan politik dan komersial yang lebih kuat antara kedua negara.

Tujuan ini tercapai dengan Perjanjian Jay yang kontroversial, yang diratifikasi oleh Kongres pada tahun 1795. Hasil dari perjanjian menyelesaikan beberapa masalah yang tersisa dari Revolusi Amerika dan mendorong perdagangan antara AS dan Inggris. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
AS Konfirmasi Dua Orang Men...

Gonzalo Garcia Resmi Dikontrak Fulham dari Real Madrid

26 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Olahraga
Gonzalo Garcia Resmi Dikont...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.