Digitalisasi dan Akses Pembiayaan Jadi Fokus Program Pemberdayaan UMKM di Cirebon
📅 Minggu, 04 Okt 2026, 12:31 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA — Pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu pilihan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan kemampuan pengelolaan bisnis. Hal tersebut menjadi fokus program Kota Masa Depan (Kolaborasi Nyata untuk Masa Depan) #BeraniDigital yang kini diperluas ke Cirebon, Jawa Barat.
Cirebon menjadi kota ke-18 yang menjadi bagian dari program yang diinisiasi Grab dan OVO tersebut. Pelaksanaannya dilakukan bersama Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia serta Pemerintah Kota Cirebon.
Program tersebut diresmikan di Kantor Wali Kota Cirebon pada Kamis, 1 Oktober 2026. Peresmian dihadiri Staf Khusus Menteri UMKM Hasby M. Zamri yang mewakili Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Sekretaris Daerah Kota Cirebon Iing Daiman yang mewakili Wali Kota Cirebon Effendi Edo, Chief of Public Affairs Grab Indonesia Tirza Munusamy, serta Direktur Grab Indonesia Richard Aditya.
Melalui program ini, pelaku UMKM Cirebon mendapatkan pelatihan mengenai pemanfaatan teknologi untuk mendukung kegiatan usaha. Materi yang diberikan mencakup optimalisasi platform digital untuk meningkatkan visibilitas produk, pengelolaan keuangan, serta pemahaman mengenai pilihan pendanaan.
Pelatihan juga memperkenalkan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk membantu pekerjaan sehari-hari. AI, misalnya, dapat digunakan untuk menyusun deskripsi produk, mencari ide konten promosi, merangkum masukan pelanggan, hingga membantu membuat perencanaan kerja sederhana.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain pengembangan kapasitas digital, pelaku UMKM diperkenalkan dengan pilihan akses pembiayaan digital melalui GrabModal by OVO Finansial. Pembiayaan tersebut ditujukan untuk membantu mitra mengelola maupun mengembangkan kegiatan usahanya.
Staf Khusus Menteri UMKM Hasby M. Zamri mengatakan digitalisasi telah menjadi bagian penting dalam pengembangan UMKM. Menurut dia, adopsi teknologi perlu berjalan bersama dukungan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha di daerah.
“Digitalisasi bukan lagi sebuah kebutuhan, tetapi sudah menjadi keharusan. Karena itu, upaya Grab membantu Mitra GrabMerchant dan Mitra Pengemudi menjadi bagian dari ekosistem digital merupakan langkah nyata untuk mendorong UMKM terus berkembang,” kata Hasby melalui keterangannya pada hari Jumat (2/10).
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengapresiasi kolaborasi Grab dan OVO melalui program Kota Masa Depan #BeraniDigital. Namun, menurutnya, program digitalisasi UMKM juga perlu disertai dialog dengan pelaku usaha dan pemerintah daerah agar bentuk dukungan yang diberikan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Potensi UMKM Cirebon
Cirebon memiliki posisi strategis karena berada di jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa dan menjadi bagian dari kawasan Metropolitan Rebana. Aktivitas ekonomi di kota tersebut antara lain ditopang sektor perdagangan, jasa, akomodasi, serta makanan dan minuman.
Pemerintah Kota Cirebon mencatat terdapat 5.353 UMKM. Sementara itu, sektor perdagangan dan jasa menyumbang 27,31 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Cirebon.
Potensi tersebut membuat penguatan kapasitas UMKM menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan ekonomi daerah. Digitalisasi dapat membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menjangkau konsumen di luar wilayah operasional mereka, sekaligus menghubungkan UMKM dengan ekosistem ekonomi yang lebih luas.
Sekretaris Daerah Kota Cirebon Iing Daiman mengatakan pengembangan ekonomi Cirebon perlu melihat keterhubungan kota tersebut dengan daerah lain di kawasan Metropolitan Rebana.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!