Tips Hadapi Keragaman Budaya di Kantor
📅 Senin, 30 Sep 2024, 06:40 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Istimewa
Pertanyaan:
Bu Rossa, setelah masuk ke lingkungan kerja, saya mulai mengenal banyak orang dari berbagai latar belakang yang berbeda. Di lingkungan kerja, keberagaman kultur bisa memberi dampak pada keseharian saya di kantor.
Mohon advisnya ya Bu Rossa, agar saya lebih bijak menyikapi hal ini.
Jawaban:
Keberagaman pada satu perusahaan akan menghasilkan lingkungan kerja dengan perspektif yang luas, kaya akan pengalaman dan skill yang bisa membuat perusahaan lebih mudah menemukan inovasi dan kreatifitas. Di sisi lain keberagaman di kantor juga bisa menimbulkan proses yang kurang menyenangkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berikut tips supaya kita bisa lebih bijak dan siap menghadapi lingkungan kantor dengan berbagai keberagaman kultur dan latar belakang para pekerjanya.
1. Perlakukan rekan kerja sebagai individu
Hal yang perlu diterapkan baik pada komunitas atau ras yang dominan adalah tetap memperlakukan masing-masing rekan kantor Anda sebagai individu yang utuh. Supaya Anda bisa berkoordinasi dan punya teamwork yang solid, jangan sama ratakan semua teman kerja yang satu suku atau agama bahkan almamater karena tiap orang datang dengan keberagaman sekaligus keunikannya sendiri yang seharusnya bisa jadi aset perusahaan dari segi kreativitas dan luasnya pengalaman para karyawan tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
2. Temukan unsur perbedaan
Jika Anda ada di lingkungan kerja yang homogen, tentu akan mudah menentukan rencana atau kegiatan. Tapi dengan adanya keberagaman, baik itu agama, budaya, latar belakang keluarga dan sosial, membuat Anda butuh usaha ekstra untuk bisa bersosialisasi di tempat kerja.
3. Pentingnya standar tertulis
Salah satu kondisi yang membuat karyawan merasakan diskriminasi adalah kebijakan kantor. Kalau sudah begini, akan sulit membangun tim yang kompak dan bisa bekerja maksimal untuk mencapai target. Itulah salah satu alasan dari adanya aturan tertulis yang diterapkan merata bagi semua karyawan. Cara ini membuat pekerja di perusahaan lebih yakin bahwa manajemen sudah cukup adil dalam membuat keputusan, karena ada objektif yang jelas dan sudah disosialisasikan sejak awal para staf bergabung di perusahaan.
4. Tetap bersikap sopan
Menanggapi keberagaman di lingkungan kerja, sikap sopan santun menjadi semakin penting untuk dibiasakan. Tidak hanya pimpinan pada bawahannya, dari atas ke bawah pun harus bisa bersikap sopan dalam setiap kesempatan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!