Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Tambah 39 Madrasah Negeri

📅 Minggu, 29 Sep 2024, 19:03 WIB | Oleh:
Pemerintah Tambah 39 Madrasah Negeri Doc: istimewa
Ket. Direktur Jenderal Pendidikan Agama Islam, Kementerian Agama (Kemenag), Abu Rokhmad.

JAKARTA - Direktur Jenderal Pendidikan Agama Islam, Kementerian Agama (Kemenag), Abu Rokhmad, mengatakan pemerintah akan menambah sebanyak 39 Madrasah Negeri. Hal ini merupakan tindak lanjut dari usul Kemenag yang disetujui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

"Ada 39 madrasah yang akan didirikan dalam beberapa tahun ke depan," ujar Abu Rokhmad dalam keterangannya kepada awak media, Minggu (29/9).

Dia menjelaskan, kebijakan tersebut bertujuan meningkatkan daya jangkau pemerataan dan sebaran pendidikan keagamaan. Hal ini juga merupakan peningkatan mutu dan daya saing penyelenggaraan pendidikan keagamaan dengan mengedepankan reformasi birokrasi.

"Penegerian diharapkan memperbaiki tata kelola madrasah. Dengan tata kelola yang semakin baik, otomatis layanan kepada masyarakat dan siswa-siswi juga akan meningkat. Penegerian juga berarti adanya peningkatan sarana dan prasarana madrasah," jelasnya.

Rokhmad mengungkapkan, sebanyak 39 madrasah yang dinegerikan tersebar di 12 provinsi, baik pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN), dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN). Adapun 12 Provinsi tersebut yaitu Banten, Jakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Utara, Lampung, Maluku, Bengkulu, NTT, dan NTB.

Dia mengajak seluruh stakeholder madrasah untuk terus meningkatkan kualitas dan kemajuan madrasah. Saat ini, pihaknya tengah mengkaji kesiapan anggaran serta sarana dan prasarana, agar nantinya pembelajaran di 39 madrasah baru ini berjalan efektif dan efisien.

"Termasuk penyiapan kebutuhan pegawai, kami sedang kaji untuk memanfaatkan ASN yang ada, baik di lingkungan Kementerian Agama atau instansi pemerintah di luar Kementerian Agama," tuturnya.

Rokhmad menekankan bahwa prestasi tetap menjadi faktor utama dalam membangun reputasi madrasah. Dia berharap madrasah dapat berkontribusi lebih besar dalam menciptakan sumber daya manusia berkualitas di Indonesia. "Prestasi adalah cara terbaik untuk membangun reputasi dan pengakuan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Nasional
KPK Sita Uang Ratusan Milia...
Olahraga
Lamine Yamal Sebut Mbappe S...

Bromo Ditutup, Danau Kawah Ranu Regulo Jadi Pelipur Lara Wisatawan

32 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Bromo Ditutup, Danau Kawah ...
Daerah
Penyekatan Diperkuat Agar K...
Advertisement
Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.